Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Daftar 5 Desa Wisata Maju Terbaik versi ADWI 2021, Ada Desa Wisata Ngilngof

Kompas.com - 09/12/2021, 17:14 WIB
Nabilla Ramadhian,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Lima desa wisata yang tersebar di Indonesia berhasil dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik Kategori Desa Wisata Maju.

Adapun pengumuman dari lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADW) 2021 yang digelar oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) ini dilakukan pada Selasa (7/12/2021).

Masing-masing desa wisata yang memenangkan kategori itu memiliki pesonanya tersendiri. Berikut Kompas.com rangkum, Kamis (9/12/2021):

Baca juga:

1. Desa Wisata Ngilngof, Maluku

Desa Wisata Ngilngof berlokasi di Jalan Petrus Tethool, Kecamatan Manyeuw Kecil, Kei Kecil, Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara.

Desa ini merupakan rumah dari Pantai Ngubloat yang disebut memiliki pasir terhalus di Asia Tenggara, bahkan di dunia.

Wisatawan yang berkunjung dapat berenang di tepi pantai, menyelam, bermain pasir, jalan-jalan di tepi pantai, atau berkeliling naik perahu dengan membayar mulai dari Rp 200.000 per perahu.

Ada juga Pantai Ngurfaruan yang bisa dikunjungi. Letaknya tepat di depan Desa Wisata Ngilngof, dan dikelilingi oleh pohon kelapa.

Pantai ini juga bisa terlihat dari Gereja Santa Maria Ngilngof. Gereja megah dengan gaya bangunan khas Eropa ini letaknya berada di dataran tinggi desa tersebut.

Jika ingin menikmati wisata alam lainnya, wisatawan dapat berkunjung ke Pantai Yenroa untuk berenang atau memancing dengan naik perahu tradisional.

Baca juga:

2. Desa Wisata Dieng Kulon, Jawa Tengah

Kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Kompleks Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Desa Wisata Dieng Kulon terletak di Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dan berada di ketinggian 2.093 meter dari permukaan laut (mdpl).

Wisatawan yang berkunjung akan ditawarkan empat tempat wisata.

Salah satunya adalah Bukit Sikunir yang menampilkan golden sunrise dan panorama delapan gunung di sekitarnya.

Ada juga Candi Arjuna yang merupakan kompleks peninggalan kerajaan Mataram Kuno. Candi ini merupakan salah satu spot untuk menikmati embun es atau embun upas.

Sebelum pandemi Covid-19, Desa Wisata Dieng Kulon kerap mengadakan acara Dieng Culture Festival setiap tahunnya. Biasanya, masyarakat penggemar musik jazz akan berbondong-bondong menontonnya.

Keindahan pemandangan di Kebun Buah Mangunan Yogyakarta, bagai negeri di atas awan.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Keindahan pemandangan di Kebun Buah Mangunan Yogyakarta, bagai negeri di atas awan.

3. Desa Wisata Kaki Langit Mangunan, DI Yogyakarta

Desa wisata lainnya yang berhasil memenangkan lomba adalah Desa Wisata Kaki Langit Mangunan di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul.

Pengunjung yang ingin menikmati kuliner tradisional khas desa wisata ini dapat mengunjungi Pasar Kaki Langit. Beberapa hidangan yang tersedia adalah gudeg manggar, thiwul, cemplon, sayur jambu mete, dan mi lethek.

Namun, wisatawan harus sudah bangun dari pagi karena Pasar Kaki Langit hanya buka pukul 06.00-12.00 WIB. Pasar unik ini juga menggunakan sistem pembayaran pakai koin kayu.

Baca juga:

Selain wisata kuliner, ada juga wisata hiburan rakyat berupa pertunjukan kesenian tradisional, antara lain Gejog Lesung, Cokean, Tarian Budi Astuti, dan Tarian Gambyong.

Apabila ingin berburu oleh-oleh, kerajinan tangan yang terdapat di Desa Wisata Kaki Langit Mangunan adalah kerajinan kayu.

Beberapa produk yang tersedia adalah suvenir seperti pigura, meja dan kursi, serta kap lampu. Ada juga kerajinan asbak dan mangkuk yang terbuat dari bubut kayu.

4. Desa Wisata Selasari, Jawa Barat

Desa Wisata Selasari terletak di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Wisatawan yang suka melakukan aktivitas di alam patut berkunjung ke tempat ini.

Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan adalah river tubing melintasi sungai sepanjang 1,5 kilometer (km) selama sekitar dua jam.

Selama berada di sungai, wisatawan akan diajak memasuki empat gua sepanjang 8-100 meter dan melewati beberapa air terjun.

Baca juga:

5. Desa Wisata Dewi Sambi, DI Yogyakarta

Tebing Breksi, Sleman, Yogyakarta DOK. Shutterstock Tebing Breksi, Sleman, Yogyakarta DOK. Shutterstock

Desa Wisata Dewi Sambi berlokasi di Kalurahan Sambirejo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. Melansir Jadesta.com, salah satu daya tarik wisata yang paling populer di sini adalah Tebing Breksi.

Tempat wisata itu berhasil membuka lapangan pekerjaan dan membuat masyarakat setempat semakin termotivasi untuk menjadikan desa sebagai desa wisata.

Namun selain Tebing Breksi, ada juga pesona pariwisata lain yang dimiliki Desa Wisata Dewi Sambi. Beberapa di antaranya yakni Candi Ijo, Candi Barong, dan Watu Payung.

Sementara untuk wisata alam, desa ini memiliki Air Terjun Tritis, Goa Nepen, Spot Riyadi untuk menikmati gagahnya Candi Prambanan dan matahari terbit, serta Embung Pandanrejo.

Jika ingin kemah, ada Camping Ground Watu Tapak yang letaknya tidak jauh dari Tebing Breksi. Untuk wisata budaya, ada kesenian jathilan dan ketophrak yang dapat dinikmati wisatawan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com