Festival Tanjung Waka 2021 di Kepulauan Sula Bakal Digelar pada 18 Desember

Kompas.com - 09/12/2021, 20:36 WIB

KOMPAS.com - Festival Tanjung Waka (FTW) Kepulauan Sula akan digelar pada 18-22 Desember 2021 mendatang, bertempat di Pantai Tanjung Waka, Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Maluku Utara.

Mengusung konsep Edu-Ekowisata, festival ini akan menampilkan beragam warisan kebudayaan lokal melalui konservasi ekosistem dan budaya menuju pariwisata berkelanjutan.

Baca juga: 5 Tips Liburan ke Kepulauan Sula, Maluku Utara

Sejumlah acara yang akan digelar pada Festival Tanjung Waka 2021 meliputi:

  • Gowes “Bena Sepeda 60KM FTW2021”
  • Historical Camping
  • Coastal Cleanup
  • Coral Transplantation
  • Sea Turtle Conservation
  • Traditional Colossal Performance
  • Traditional Children Games
  • Traditional Live Cooking
  • Five-Day Local Culinary Adventures
  • Sula Arts and Cultural Expo 2021
  • Explore The Turtles Palace of Tanjung Waka
  • Water Sports
  • Habar Sua Seminar
  • International Seminar on “Sustainable Coastal Tourism”
  • Pencanangan Kabupaten Sula Bebas Sampah Plastik 2024

Tidak hanya itu, nilai budaya dan tradisi lokal masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula akan mendominasi pelaksanaan FTW 2021.

Baca juga: Madu Asli Kepulauan Sula, Begini Ciri-cirinya

Adapun kuliner leluhur masyarakat Sula akan dipresentasikan melalui live cooking. Selain itu juga ada barbeque dan sunset dinner di pesisir Pantai Tanjung Waka.

Para tamu undangan dapat menyantap sejumlah sajian setempat, di antaranya sinoli dan jepa (campuran sagu dan parutan kelapa), hutamia (jamur merah), nasi jagung rempah, utanil (Sambal dari pucuk pohon kedondong hutan), seafood dengan olahan serba kenari, serta olahan berbasis madu. 

Ilustrasi ekosistem bawah laut di Kepulauan Sula, Maluku Utara.Dok. Festival Tanjung Waka Ilustrasi ekosistem bawah laut di Kepulauan Sula, Maluku Utara.

Salah satu rangkaian acara festival ini, Sula Arts and Cultural Expo 2021, akan menampilkan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Sula, antara lain produk madu, kenari, anyaman daun pandan, olahan perikanan, dan bisnis kuliner lokal.

Sebanyak 250 orang anak-anak setempat, pelaku UMKM, dan sejumlah penggiat seni budaya akan menampilkan atraksi bertajuk “Island of Unimagined Stages” di sepanjang pesisir Pantai Semenanjung Sula

Atraksi dengan panggung terpanjang di Indonesia ini akan bekerja sama dengan koreografer ternama, Eko Supriyanto.

Baca juga:

Seluruh tamu undangan disarankan mengenakan pakaian adat atau atribut adat dari Kabupaten Kepulauan Sula. Hal ini merupakan wujud penghormatan kepada nenek moyang dan adat istiadat masyarakat di kepulauan ini.

FTW 2021 berperan sebagai langkah strategis percepatan peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

Festival ini akan menjadi peluang baik untuk mempromosikan sektor pariwisata, khususnya pengembangan Community Based Tourism (pariwisata berbasis masyarakat) di Kepulauan Sula.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.