Kompas.com - 11/12/2021, 08:15 WIB

KOMPAS.com - Dua desa wisata di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), meraih penghargaan dari ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang digelar pada Selasa (7/12/2021).

Untuk diketahui, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 atau ADWI 2021 adalah lomba yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Adapun dua desa wisata tersebut, yakni Desa Wisata Detusoko Barat atau Detosoko Barat, Kabupaten Ende, yang keluar sebagai juara keempat untuk kategori Desa Wisata Berkembang.

Ada pula Desa Wisata Wae Rebo, Kabupaten Manggarai, yang meraih juara pertama untuk kategori Desa Wisata Daya Tarik Wisata.

Baca juga:

Kemenangan ini disambut positif oleh Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) Shana Fatina.

“Selamat untuk masyarakat Wae Rebo. Kami BPOLBF siap mendukung dan mendampingi Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Manggarai, untuk meningkatkan kualitas pariwisata dan menjadikan Wae Rebo destinasi desa wisata kelas dunia,” tutur Shana dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Kamis (9/12/2021).

Desa Wisata Detusoko Barat di Kecamatan Detusoko, Pulau Flores, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.dok. Facebook Detusoko Ecotourism Desa Wisata Detusoko Barat di Kecamatan Detusoko, Pulau Flores, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata NTT, Zet Sony Libing, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut adalah hasil kerja keras masyarakat setempat.

Selain menjadi tempat yang ramah bagi wisatawan, kedua desa wisata ini disebut akan terus meningkatkan kualitasnya, terutama dari sisi pariwisata berkelanjutan.

Perbaikan bakal terus dilakukan, salah satunya untuk mempersiapkan Flores sebagai salah satu destinasi bagi delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022. 

Baca juga:

“Sesuai arahan Mas Menteri (Sandiaga Uno) dan diskusi bersama Bupati Manggarai dan masyarakat Wae Rebo, akan dilakukan pendampingan peningkatan kualitas pengalaman berwisata di Wae Rebo,” jelas Shana.

Program pendampingan peningkatan kualitas berwisata ini termasuk tata kelola wisatawan, produk wisata, serta branding dan promosi sesuai segmen pasar yang dituju.

Tidak hanya itu, penguatan kapasitas tata kelola diharapkan mampu meningkatkan daya saing Wae Rebo sebagai destinasi yang menjalankan empat dimensi pariwisata berkelanjutan yaitu lingkungan, ekonomi, masyarakat, dan kebudayaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.