Kompas.com - 13/12/2021, 08:30 WIB

KOMPAS.com - Saat bepergian, pakaian saat naik pesawat terbang menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.

Pada dasarnya, kita dianjurkan untuk mengenakan pakaian yang paling nyaman.

Menurut pramugari American Airlines, Andrea Fishbach, seperti dilansir Who What Wear, menjaga sirkulasi darah tetap lancar dan sehat adalah hal penting untuk menghindari deep vein thrombosis (DVT).

Kondisi ini terjadi ketika ada gumpalan darah yang terbentuk di vena, umumnya terjadi di kaki.

Pembengkakan perut juga bisa terjadi, terutama jika kita mengenakan pakaian yang terlalu ketat seperti celana kulit. Kondisi ini bahkan juga dialami para awak kabin, sehingga penting untuk mengatur pakaian tetap nyaman di area pinggang.

Namun, tak hanya pakaian, alas kaki yang nyaman juga penting diperhatikan ketika kita berencana naik pesawat terbang.

Alas kaki seperti sandal jepit meskipun nyaman ternyata dianjurkan untuk tidak digunakan ketika naik pesawat terbang.

Baca juga: Jangan Lupa Bawa 5 Benda Ini Saat Naik Pesawat agar Mudah dan Tak Ribet

Bolehkah pakai sandal jepit saat naik pesawat?

Kita tidak dianjurkan atau tidak boleh pakai sandal jepit saat naik pesawat.

Setidaknya ada tiga alasan kenapa kita tidak boleh pakai sandal jepit saat naik pesawat, yakni:

  • Berpotensi menghambat proses evakuasi

Salah satu alasan tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat berkaitan dengan faktor keamanan. Alas kaki seperti sandal jepit bisa menyulitkan pada situasi evakuasi pesawat pada keadaan darurat.Shutterstock Salah satu alasan tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat berkaitan dengan faktor keamanan. Alas kaki seperti sandal jepit bisa menyulitkan pada situasi evakuasi pesawat pada keadaan darurat.
Salah satu alasan tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat berkaitan dengan faktor keamanan.

Menurut Fischbach, alas kaki seperti sandal jepit bisa menyulitkan pada situasi evakuasi pesawat pada keadaan darurat. Sebab, proses evakuasi perlu dilakukan secara cepat dan sandal jepit berpotensi menghambat.

Tak hanya sandal jepit, tidak dianjurkan pula memakai sepatu hak tinggi untuk naik pesawat.

Selain karena berpotensi menghambat proses evakuasi, hak tinggi tersebut juga berisiko merusak pintu keluar darurat atau orang lain.

Bahkan, jika proses evakuasi sudah mengeluarkan alat luncur, penumpang yang mengenakan sepatu hak tinggi akan diminta untuk melepas alas kakinya.

Baca juga: Pentingnya Memotret Barang Bawaan Sebelum Naik Pesawat, Ini Alasannya

  • Tidak praktis

Sandal jepit memang terlihat nyaman. Namun, alasan lainnya kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat adalah karena dinilai tidak praktis.FREEPIK/RAWPIXEL.COM Sandal jepit memang terlihat nyaman. Namun, alasan lainnya kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat adalah karena dinilai tidak praktis.
Sandal jepit memang terlihat nyaman. Namun, alasan lainnya kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat adalah karena dinilai tidak praktis.

Sandal jepit cenderung tidak praktis untuk digunakan di bandara, terutama jika penumpang hampir tertinggal pesawat.

Berlari-lari menggunakan sandal jepit dari satu gate ke gate lainnya bisa memperlambat dan menimbulkan risiko terjatuh.

Bahkan, kata dia, awak kabin juga mengganti sepatunya sepanjang perjalanan karena memakai sepatu hak tinggi dalam waktu lama sangatlah tidak nyaman.

Hal senada diungkapkan oleh pilot internasional dan penulis Behind the Flight Deck Door, Brett Manders, kepada BestLife, bahwa sebagian besar awak kabin mengenakan sepatu datar (flat shoes) atau sepatu hak rendah.

Selain karena masalah kenyamanan, mengenakan sepatu datar juga membantu mereka menjaga keseimbangan ketika terjadi turbulensi.

Baca juga: Jangan Pakai Sandal, Ini 7 Tips Berpakaian Saat Naik Pesawat

  • Tidak melindungi kaki

Kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat juga karena kurang melindungi kaki. Menggunakan sandal jepit artinya membiarkan bagian tertentu kaki kita lebih terekspos. SHUTTERSTOCK/THAMKC Kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat juga karena kurang melindungi kaki. Menggunakan sandal jepit artinya membiarkan bagian tertentu kaki kita lebih terekspos.
Kenapa tidak boleh memakai sandal jepit saat naik pesawat juga karena kurang melindungi kaki.

Menggunakan sandal jepit artinya membiarkan bagian tertentu kaki kita terekspos. Ketika berada pada penerbangan berdurasi panjang, kita akan rentan mengalami kedinginan atau kaki beku.

Mengenakan sandal jepit juga membuat kaki lebih rentan terkena cipratan cairan apapun, misalnya saat pergi ke toilet atau terkena tumpahan cairan lainnya.

Selain itu, pakar perjalanan profesional, Shawn Richards mengatakan bahwa pada situasi darurat, serpihan yang ada di sekitar bisa melukai kita jika mengenakan sandal jepit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.