Kompas.com - 16/12/2021, 18:12 WIB
KAI menyediakan Rapid Test Antigen di 80 Stasiun yang tersebar di beberapa daerah operasional di Indonesia.
DOK KAIKAI menyediakan Rapid Test Antigen di 80 Stasiun yang tersebar di beberapa daerah operasional di Indonesia.

KOMPAS.com - Stasiun kereta api yang melayani Rapid Test Antigen kini berjumlah total 80 stasiun.

Menurut PT Kereta Api Indonesia (KAI), penambahan layanan skrining dengan biaya Rp45.000 tersebut di antaranya berada di Stasiun Cipeundeuy, Babakan, Weleri, Solo Jebres, dan Tebing Tinggi.

“Penambahan stasiun yang melayani Rapid Test Antigen ini sebagai langkah KAI untuk membantu masyarakat dalam memenuhi persyaratan bepergian menggunakan kereta api jarak jauh di masa pandemi Covid-19,” ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, melalui siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (15/12/2021).

Baca juga:

Joni menyebutkan, sesuai SE Kemenhub No 97 Tahun 2021, masa berlaku Rapid Test Antigen untuk naik kereta api jarak jauh adalah 1 x 24 jam.

Sebelum melakukan Rapid Test Antigen, penumpang juga harus membuktikan bahwa mereka sudah divaksin Covid-19.

Penumpang kereta api jarak jauh berusia di bawah 12 tahun juga wajib menunjukkan hasil Rapid Test Antigen pada saat keberangkatan.

“Sebaiknya, penumpang yang akan melakukan Rapid Test Antigen di stasiun bisa merencanakan waktu antara tes antigen dengan jadwal keberangkatan dengan baik, untuk menghindari keterlambatan naik kereta api,” ungkap Joni.

KAI Operasikan 7.246 Perjalanan Kereta Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022KAI KAI Operasikan 7.246 Perjalanan Kereta Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022

Berikut daftar 80 stasiun yang melayani Rapid Test Antigen:

Daop 1 Jakarta:

  • Pasar Senen
  • Gambir
  • Bekasi
  • Cikampek
  • Karawang

Daop 2 Bandung:

  • Bandung
  • Kiaracondong
  • Tasikmalaya
  • Banjar
  • Purwakarta
  • Cimahi
  • Cipeundeuy

Daop 3 Cirebon:

  • Cirebon
  • Cirebon Prujakan
  • Jatibarang
  • Haurgeulis
  • Brebes
  • Babakan

Daop 4 Semarang:

  • Semarang
  • Tawang
  • Semarang Poncol
  • Tegal
  • Cepu
  • Ngrombo
  • Pemalang
  • Pekalongan
  • Weleri

Daop 5 Purwokerto:

  • Purwokerto
  • Kroya
  • Kutoarjo
  • Sidareja
  • Kebumen
  • Cilacap
  • Gombong

Daop 6 Yogyakarta:

  • Yogyakarta
  • Solo Balapan
  • Lempuyangan
  • Klaten
  • Purwosari
  • Sragen
  • Wates
  • Solo Jebres

Daop 7 Madiun:

  • Madiun
  • Jombang
  • Blitar
  • Kediri
  • Kertosono
  • Tulungagung
  • Nganjuk

Daop 8 Surabaya:

  • Surabaya Pasarturi
  • Surabaya Gubeng
  • Malang
  • Sidoarjo
  • Mojokerto
  • Bojonegoro
  • Babat
  • Kepanjen
  • Wonokromo
  • Lamongan

Daop 9 Jember

  • Jember
  • Ketapang
  • Banyuwangi Kota
  • Rogojampi
  • Probolinggo
  • Kalisetail

Divre I Sumatera Utara:

  • Medan
  • Kisaran
  • Tanjung Balai
  • Rantau Prapat
  • Mambang Muda
  • Tebing Tinggi

Divre III Palembang

  • Kertapati
  • Prabumulih
  • Muaraenim
  • Lahat
  • Tebingtinggi
  • Lubuk Linggau

Divre IV Tanjungkarang

  • Tanjungkarang
  • Kotabumi
  • Baturaja
  • Martapura

Baca juga: Syarat Naik Kereta Api Periode Nataru per 24 Desember 2021, Bawa Kartu Vaksin

Terkait operasional Kereta Api pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), KAI masih menunggu perkembangan regulasi dari pemerintah terkait pengoperasian kereta api dan protokol kesehatan yang harus diterapkan.

Joni menegaskan, KAI akan mendukung dan mematuhi regulasi yang dikeluarkan oleh Satgas Penanganan Covid-19 dan Kementerian Perhubungan nantinya.

"Kami berkomitmen untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin di seluruh layanan perkeretaapian. Saat ini, KAI tetap mempersiapkan sarana, prasarana, maupun petugas dalam rangka pelayanan kereta api yang aman, nyaman, dan sehat," tutup Joni.

Baca juga: Cara Bayar Tiket Kereta Api Pakai KAIPay di Aplikasi KAI Access

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.