Kompas.com - 20/12/2021, 16:05 WIB

KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan telah menerbitkan aturan untuk pelaku perjalanan dalam negeri dengan transportasi darat selama Natal 2021 dan tahun baru 2022 atau Nataru. 

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) No 109 Tahun 2021 yang mengatur Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Selama Masa Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru 2022 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Baca juga: Syarat Naik Kereta Api Saat Natal dan Tahun Baru, Wajib Bawa Kartu Vaksin

SE tersebut diteken pada Sabtu (11/12/2021) dan berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. 

Syarat pelaku perjalanan dalam negeri dengan transportasi darat selama Nataru:

Dalam SE Nomor 109 Tahun 2021, tertulis bahwa setiap pelaku perjalanan transportasi darat wajib memenuhi sejumlah aturan:

  • Membawa kartu vaksin Covid-19 lengkap.
  • Menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui tes rapid antigen dalam kurun waktu 1x24 jam sebelum keberangkatan.
  • Menggunakan aplikasi PeduliLindungi selama bepergian.

Ketentuan di atas dikecualikan bagi moda perintis di wilayah perbatasan dan 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), maupun pelayaran terbatas dengan kondisi masing-masing.

Baca juga: Cek Lagi, Syarat Naik Pesawat untuk Perjalanan Domestik Saat Nataru

Syarat untuk kendaraan bermotor umum dan angkutan penyeberangan

Sementara itu, untuk setiap kendaraan bermotor umum maupun angkutan penyeberangan, wajib:

  • Membatasi kapasitas penumpang, maksimal 75 persen.
  • Menerapkan jaga jarak fisik.
  • Melakukan sterilisasi dengan disinfektan di kendaraan umum maupun kapal penyeberangan setiap 24 jam, dan setelah debarkasi (penurunan penumpang) khusus kapal penyeberangan.

Ilustrasi jalan tol.Dok. PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Ilustrasi jalan tol.

Pengelola terminal penumpang dan pelabuhan penyeberangan wajib menerapkan protokol kesehatan, di antaranya menggunakan aplikasi PeduliLindungi, melakukan disinfeksi setiap 24 jam, dan menyediakan alat pengukur suhu tubuh, hand sanitizer, serta tempat mencuci tangan.

Baca juga: Tips Memilih Tempat Duduk di Bus agar Perjalanan Makin Nyaman

Bagi pengguna kendaraan pribadi, untuk mengendalikan perjalanan, nantinya dilakukan pengaturan lalu lintas oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Aturan tersebut dapat berlaku di jalan tol dan non-tol, dengan manajemen operasional lalu lintas seperti contra flow (perubahan arus lalu lintas), satu arah, maupun ganjil genap.

Baca juga: Harga Tiket Terbaru dan Daftar Trayek Bus DAMRI Selama Nataru

Untuk pelaku perjalanan rutin di wilayah aglomerasi, mereka tidak diwajibkan menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan negatif Covid-19 melalui tes rapid antigen. 

Sementara itu, untuk pelaku perjalanan jauh yang berusia di bawah 12 tahun wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui RT-PCR maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. Mereka juga dikecualikan dari syarat kartu vaksin. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Rute ke Air Terjun Kapas Biru dari Malang, Bisa Naik Bus Umum

Travel Tips
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Mal hingga Bioskop 100 Persen

Travel Update
8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

8 Tempat Trekking di Sentul Bogor, Bisa Buat Anak dan Keluarga

Jalan Jalan
Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Fasilitas Bangsring Underwater Banyuwangi, Bisa Renang dengan Hiu 

Jalan Jalan
Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Jembatan Gantung Terpanjang Dunia, Capai 721 Meter di Republik Ceko 

Travel Update
5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

5 Negara Sumbang Kunjungan Turis Asing Terbanyak di Bali

Travel Update
Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Wisata Cuntel: Mau Glamping, Agrowisata, atau Sekadar Cuci Mata di Lereng Merbabu, Bisa!

Jalan Jalan
6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

6 Persiapan Trekking buat Pemula, Jangan Langsung Berangkat

Travel Tips
Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Lokasi Syuting KKN di Desa Penari: Wisata Batu Kapal di Bantul, Yogyakarta

Jalan Jalan
Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Serunya Naik Bus Tingkat Wisata Jakarta Gratis, Lihat Panorama Kota dari Atas

Jalan Jalan
Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Pemerintah Dorong Maskapai Asing Tambah Penerbangan ke Indonesia

Travel Update
Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Bukit Golo Geleng NTT, Tempat Nikmati Matahari Terbit dari Ketinggian

Jalan Jalan
Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Arab Saudi Larang Warganya ke 16 Negara, Ada Indonesia dan Turki

Travel Update
Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Tips Melakukan Solo Trekking, Jelajahi Alam Sendirian Tanpa Guide

Travel Tips
Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang Karya Nelayan Lokal

Bangsring Underwater Banyuwangi, Ekowisata Terumbu Karang Karya Nelayan Lokal

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.