Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Asal Usul Songket yang Masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kompas.com - 21/12/2021, 19:43 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

Kapan pastinya songket ditemukan di Indonesia masih belum jelas

Seorang peneliti tekstil bernama Robin Maxwell dalam bukunya mengenai tekstil di Asia Tenggara, menyebutkan teknik ini diperkirakan masuk ke Nusantara atas pengaruh perdagangan dengan Tiongkok dan India, sekitar abad ke-7 sampai 15.

Secara tradisi, teknik songket ditemukan di wilayah Asia Tenggara, tidak hanya di Malaysia.

Meski begitu, belum jelas kapan pastinya teknik tersebut ditemukan. 

Khusna menjelaskan, ada dua versi sejarah mengenai songket. Satu sisi mengatakan songket dibawa oleh pedagang China. Sedangkan, satunya lagi menyebut songket dibawa oleh pedagang dari India.

Songket yang dikenal berasal dari Melayu berasal dari kata "menyungkit". Hal ini disebabkan oleh pengaruh penggunaan bahasa Melayu yang diadaptasi sebagai bahasa sehari-hari.

Baca juga:

Di sisi lain, berdasarkan bukti arkeologis, tidak ada artefak yang secara langsung memperlihatkan mengenai asal mula songket.

Akan tetapi, berdasarkan hasil penelitian seorang arkeolog dari Balai Arkeolog Palembang, terdapat motif yang sangat menyerupai motif songket saat ini.

Motif paling tua yang ditemukan ada di Candi Mendut (sekitar abad ke-8 sampai 9), Jawa Tengah.

Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Candi Mendut di Magelang, Jawa Tengah.

Kemudian ada pula di Jambi, yang ditemukan di busana arca Pradnya Paramitha di Kompleks Situs Muaro Jambi (sekitara abad ke-12).

Khusna menyampaikan, secara keseluruhan masih butuh penelitian lanjut mengenai asal muasal songket ini.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com