Kompas.com - 22/12/2021, 19:12 WIB

KOMPAS.com - Bandara Juanda Surabaya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, akan dijadikan pintu masuk kedatangan internasional ke Indonesia.

Kabar tersebut diumumkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, pada Selasa (21/12/2021).

Untuk diketahui, wacana tersebut sebelumnya juga telah disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Kompas.com melaporkan pada Senin (20/12/2021), Luhut menyebut rencana ini sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Ia menambahkan, di samping rencana pembukaan bandara sebagai pintu masuk kedatangan internasional, pemerintah juga akan menyiapkan tempat karantina baru, agar kepulangan PPLN tetap kondusif sesuai protokol.

Tidak hanya itu, Luhut mengatakan bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) yang kembali dari luar negeri setelah aktivitas berbelanja diminta melakukan karantina di hotel.

Baca juga:

Kendati demikian, Wiku mengimbau agar masyarakat tidak bepergian ke luar negeri jika tidak ada keperluan mendesak. Terlebih menjelang Natal 2021 dan tahun baru 2022 (Nataru) serta keberadaan varian Omicron. 

"Dengan ini Pemerintah mengevaluasi prosedur skrining di seluruh pintu batas luar negeri, baik moda darat, udara, laut termasuk penggunaan tes PCR dengan SGTF dan upaya whole genum sequencing (WGS) untuk meminimalisir peluang importasi kasus varian Omicron," kata Wiku, melalui keterangan resmi dari Satgas Penanganan Covid-19, Selasa. 

Melansir laman covid19.go.id, sejumlah langkah dilakukan pemerintah untuk menekan penyebaran Omicron, termasuk menambah daftar negara asal kedatangan yang patut diwaspadai untuk bisa masuk ke Indonesia.

Selanjutnya pemerintah juga akan memperpanjang masa karantina, bila kondisi semakin memburuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.