Kompas.com - 24/12/2021, 15:31 WIB

Ia melanjutkan, Kota Tua atau Batavia pada saat itu sudah sangat padat dan kumuh. Akibatnya, berbagai wabah penyakit muncul. 

Kemudian, petinggi Belanda pada masanya berunding dan memutuskan untuk mencari tempat baru yang lebih baik, yakni daerah Gambir-lah yang terpilih.

Bangunan indah Gereja Immanuel

Tempat ibadah bagi penganut Protestan ini sangat indah. Interiornya meski sudah berumur sangat tua, masih tampak terawat. 

Ada banyak jendela besar yang semakin membuat pengujung merasa bahwa nuansa Belanda sangat mendominasi. 

Bagian dalam bangunan dua lantai ini juga unik, berbeda daripada gereja biasanya karena berbentuk melingkar. 

Baca juga: Staycation di Gereja Tua di Inggris, Lihat Batu Nisan dan Kelelawar

“Bentuknya seperti ruang pengadilan. Bagian belakang ada tempat khusus untuk pejabat tinggi seperti raja atau ratu,” kata Ira. 

Terdapat pula tangga ulir yang masih terawat dan kokoh. Banyak laporan bahwa di tangga itu sering ada penampakan perempuan Belanda. 

Selain ada bangku melingkat di lantai dua, ada juga sebuah orgel kuno atau alat musik organ yang dibuat oleh Jonathan Batz pada 1843.  Meski berumur ratusan tahun, organ itu masih bisa digunakan dan biasanya saat ibadah dimainkan. 

“Di gereja ini masih ada misa dalam Bahasa Belanda. Seminggu sekali saat sore hari tapi sejak pandemi (Covid-19) sudah tidak ada,” ungkap Ira.

Keunikan lainnya adalah di Gereja Immanuel masih ada sebuah Kitab Suci sangat tua yang dicetak pada 1748 oleh N Goetzee. 

Baca juga: Indahnya Toleransi Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral

Lantaran bangunannya yang megah dan unik, gereja ini juga kerap dijadikan lokasi syuting beberapa film, seperti Ayat-ayat Cinta dan Warkop DKI. 

Bila berkunjung ke sini, bisa juga mampir ke sebuah warung yang menjual makanan khas Manado seperti bubur dan kuliner lezat lainnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.