Kompas.com - 29/12/2021, 10:14 WIB

KOMPAS.com - Ketika merencanakan perjalanan ke luar kota menggunakan kereta api, penting bagi penumpang untuk selalu mengetahui informasi terkini mengenai aturan perjalanan yang berlaku. Termasuk saat merencanakan perjalanan pada periode libur akhir tahun.

Bagi penumpang kereta api, aturan perjalanan terbaru tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kemenhub No 112 Tahun 2021.

Berikut aturan terbaru kereta api yang berlaku selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022:

1. Calon penumpang usia di atas 17 Tahun

  • Wajib vaksin dosis lengkap (vaksinasi dosis kedua). Jika belum lengkap atau pun karena alasan medis, maka tidak dapat melakukan perjalanan.
  • Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam

2. Calon penumpang usia 12 - 17 Tahun

  • Vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.
  • Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen 1x24 jam atau RT-PCR 3x24 jam.

3. Calon penumpang usia di bawah 12 Tahun

  • Menunjukkan hasil negatif RT-PCR 3x24 jam.
  • Wajib didampingi orang tua.

Baca juga:

Selain sejumlah persyaratan berkas yang harus dipenuhi, ketika pengecekan tiket penumpang juga akan diukur suhu tubuh.

Jika suhu tubuh di atas 37,3 derajat, penumpang tidak diizinkan berangkat meskipun berkas persyaratan vaksin dan pemeriksaan Covid-19 telah lengkap.

"Calon penumpang yang tidak dapat memenuhi persyaratan terkait kondisi kesehatan dan kelengkapan vaksin maka perjalanan akan dibatalkan dengan penggantian biaya tiket 100 persen," ungkap Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (29/12/2021).

Namun, calon penumpang juga bisa melakukan perubahan jadwal sesuai ketersediaan tiket. Misalnya, jika perlu waktu untuk memenuhi persyaratan, seperti belum melakukan antigen atau PCR dan belum vaksin dosis kedua untuk usia di atas 17 tahun.

Kriteria penggantian biaya tiket 100 persen

Ilustrasi Stasiun Pasar Senen, Jakarta.DOK KAI Daop 1 Jakarta Ilustrasi Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

Berikut kriteria penumpang dengan penggantian biaya tiket 100 persen jika perjalanan dibatalkan:

  • Belum vaksin dosis kedua
  • Hasil pemeriksaan positif atau belum melakukan pemeriksaan antigen/PCR untuk usia 12 tahun ke atas
  • Tidak memiliki PCR untuk penumpang anak di bawah 12 tahun
  • Suhu tubuh di atas 37,3 derajat

Baca juga: Jalan-jalan dari Jakarta ke Semarang, Siapkan Uang Tol Segini

 

Prosedur pembatalan tiket dengan penggantian penuh

Berikut ketentuan pembatalan tiket dengan penggantian 100 persen :

  • Proses pembatalan dilakukan selambatnya tiga hari ke depan (H+3) dari jadwal keberangkatan
  • Pembatalan dilakukan di loket stasiun atau Contact Center (CC) 121
  • Untuk pembatalan di loket, bea tiket dikembalikan secara tunai
  • Untuk pembatalan melalui CC 121, bea tiket dikembalikan melalui sistem transfer bank dengan proses 14 hari

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, PT KAI Daop 1 Jakarta mengimbau kepada pelanggan yang akan melakukan perjalanan pada periode 24 Desember 2021 - 2 Januari 2022 untuk memperhatikan persyaratan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Liburan dari Jakarta ke Surabaya Lewat Tol, Segini Tarifnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

6 Destinasi Wisata Disiapkan untuk Sport Tourism, Ada F1 di Danau Toba

Travel Update
8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

8 Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia dengan Sensasi Berjalan di Awan

Jalan Jalan
Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Mesut Oezil di Indonesia, Ingin Salat Jumat di Masjid Istiqlal

Travel Update
Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Tradisi Roko Molas Poco di Manggarai NTT, Budaya Hormati Perempuan sebagai Ibu Bumi

Travel Update
Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Sering Lihat Pramugari Letakkan Tangan Dibelakang, Ini Penjelasannya

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.