Kompas.com - 30/12/2021, 10:40 WIB

KOMPAS.com - Saat hendak take off (lepas landas) dan landing (mendarat), penumpang pesawat umumnya diminta untuk mematikan perangkat elektronik, termasuk handphone atau ponsel.

Selain mematikan perangkat elektronik, penumpang pesawat juga bisa mengaktifkan airplane mode atau flight mode (mode pesawat) yang sudah tersedia di ponsel masing-masing.

Sebagai informasi, menurut Reader's Digestairplane mode menangguhkan sinyal dan WiFi untuk sementara. 

Jika mengaktifkan mode ini, penumpang tidak bisa mengirim dan menerima pesan. Namun mereka masih bisa mengakses informasi yang telah diunduh sebelumnya, di antaranya daftar kontak, file musik, galeri foto, dan catatan. 

Tidak hanya itu, airplane mode yang aktif juga bisa menghemat daya ponsel lantaran salah satu aktivitas yang bisa menguras daya adalah menerima serta mengirim wireless signal (sinyal nirkabel).

Baca juga:

Fungsi mode pesawat atau aiplane mode di pesawat

Ilustrasi pesawat.pixabay Ilustrasi pesawat.

Frekuensi radio dari handphone atau perangkat elektronik lainnya bisa mengganggu komunikasi dan navigasi pesawat.

Hal tersebut juga dapat menyulitkan pilot untuk berkomunikasi dengan menara di darat, khususnya saat take-off dan landing.

Dikutip dari Kompas.com pada Selasa (18/4/2017), tentunya hal itu akan berdampak terhadap keselamatan para penumpang.

Handphone dengan mode pesawat yang nonaktif selama penerbangan akan terus mencoba mendapat sambungan di setiap menara komunikasi di daratan terdekat.

Aktivitas tersebut bisa mengganggu sinyal komunikasi dan navigasi. Sedangkan, untuk handphone, aktivitas tersebut bisa menghabiskan daya dengan cepat.

Kendati demikian, saat ini sejumlah maskapai penerbangan menawarkan layanan in-flight connectivity atau in-flight WiFi agar penumpang tetap terhubung selama penerbangan.

Namun, layanan tersebut tersedia hanya pada beberapa fase dari durasi penerbangan itu sendiri. Misalnya setelah lampu tanda sabuk pengaman dimatikan. 

Terlepas dari ada atau tidaknya in-flight connectivity, para penumpang wajib menaati peraturan yang berlaku ketika naik pesawat. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Manapun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Manapun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.