Kompas.com - 04/01/2022, 08:20 WIB
Classic Room, The Capitol Kempinski  Hotel Singapore The Capitol Kempinski Hotel SingaporeClassic Room, The Capitol Kempinski Hotel Singapore

KOMPAS.com - Menginap di hotel adalah hal yang nyaman dan menyenangkan.

Meski pada dasarnya hotel akan melayani tamu sebaik mungkin, namun ada sejumlah etika yang berlaku dan perlu dipatuhi.

“Selama aktivitas kita tidak merugikan hotel, seperti merusak atau menghilangkan properti, itu tidak masalah. Malah kita sangat boleh memaksimalkan fasilitas yang ada."

Demikian diungkapkan oleh Academic Manager bidang Hospitality Universitas Bunda Mulia, Supina saat dihubungi Kompas.com, Senin (03/01/2022).

Baca juga: 6 Cara Check In di Hotel bagi Pemula agar Tidak Rugi

Lalu, apa saja aturan hotel yang sebaiknya dipatuhi tamu agar  terhindar dari denda? Berikut daftarnya.

  • Merokok di dalam kamar

Tidak merokok di dalam kamar adalah salah satu aturan hotel yang sebaiknya dipatuhi.PEXELS/GEORGE MORINA Tidak merokok di dalam kamar adalah salah satu aturan hotel yang sebaiknya dipatuhi.

Sebelum menginap, tamu biasanya akan diinformasikan jika kamar yang dipesan tidak boleh merokok.

Melansir Kompas.com, manajemen hotel memiliki langkah antisipasi terkait aturan ini, mulai dari deteksi hingga denda.

Umumnya, tamu akan menandatangani perjanjian untuk tidak diizinkan merokok. Sehingga jika ketahuan melanggar, tamu harus bertanggung jawab.

Kalau sudah ditegur namun masih dilakukan, tamu akan dikenakan sanksi. Besaran denda mulai Rp 250.000, yang umumnya akan digunakan untuk mengganti biaya perawatan menghilangkan bau rokok di kamar.

Baca juga: Jangan Pakai Pengering Rambut di Hotel, Ini Alasannya

  • Memindahkan meja telepon

Aturan hotel selanjutnya yang terkesan sepele namun ternyata bisa membuat kita didenda adalah memindahkan meja telepon.

Pasalnya, memindahkan meja secara asal-asalan dapat menyebabkan gesekan tertentu, atau bahkan merusak sambungan telepon.

“Kalau memang ada keperluan darurat, hubungi operator atau resepsionis. Jadi enggaj usah capek-capek atau geser barang. Jangan malu atau sungkan, komunikasikan saja pasti akan dicari jalan keluar,” tegas Supina.

Baca juga: Waspadai, Daftar Benda di Hotel yang Bisa Dipasangi Kamera Tersembunyi

Ilustrasi kasur hotelFREEPIK/LIFEFORSTOCK Ilustrasi kasur hotel

  • Menurunkan kasur

Menurut Supina, ada beberapa tamu hotel yang membawa banyak orang ke dalam satu kamar. Sehingga, sering kali ada yang menurunkan kasur agar tempat tidur lebih luas.

Padahal, hal ini tidak diperbolehkan.

Alasannya, hal ini berpotensi menyebabkan turunnya kualitas kasur akibat tergesek di lantai atau sebagainya.

Baca juga: 10 Rahasia Penting Hotel yang Jarang Diketahui, Simak agar Tidak Rugi

  • Mengambil properti hotel yang tidak seharusnya

Sudah diketahui bersama, barang-barang di kamar hotel tidak seharusnya dibawa pulang, karena bersifat barang tetap yang akan dipakai tamu selanjutnya.

Beberapa barang yang boleh dibawa ulang disebut sebagai “amenities” berupa sikat gigi, sabun, odol, sampo, kantong laundry, alat tulis, dan sandal hotel.

Di luar dari itu, barang seperti baju mandi, cangkir, bantal, handuk, gantungan, selimut, dan lain-lain tidak diizinkan. Jika ketahuan membawa pulang, tamu akan dikenakan denda.

  • Memecahkan barang

Memecahkan barang termasuk dalam kategori merusak properti kamar, sehingga sebaiknya dihindari oleh tamu.

Beberapa barang di kamar hotel yang rentan pecah antara lain cangkir, mesin pembuat teh dan kopi, cermin, dan peralatan pecah belah lainnya.

Tak hanya merugikan inventaris hotel yang berkualitas premium, tetapi barang pecah juga bisa membahayakan tamu hotel selanjutnya, apalagi jika tidak diinformasikan.

Baca juga: 7 Hotel Unik untuk Staycation, Ada yang Mirip Sangkar Burung

  • Membawa hewan peliharaan ke dalam kamar

Menurut Supina, sejauh ini belum ada hotel di Indonesia yang mengizinkan tamunya membawa binatang peliharaan ke dalam kamar.

Alasannya adalah untuk menghindari bulu-bulu hewan yang bisa menyebabkan alergi pada tamu tertentu. Bulu hewan ini juga biasanya sulit dibersihkan.

Jika memang memiliki hewan peliharaan, lebih baik tamu menginformasikannya kepada pihak hotel.

“Segera informasikan kepada resepsionis. Nanti akan dibantu pihak hotel mencarikan tempat menginap untuk hewannya,” kata Supina.

Baca juga: Catat! 4 Tips Dapat Harga Kamar Hotel Paling Murah

Ilustrasi noda minyak pada pakaian.SHUTTERSTOCK/C.APHIRAK Ilustrasi noda minyak pada pakaian.

  • Membawa makanan berbau menyengat

Berkaitan dengan hal ini, makanan berbau menyengat jika dibiarkan dalam kamar bisa saja tidak hilang sampai dua hingga tiga hari ke depan.

Kamar seperti ini tentu tidak dapat digunakan untuk tamu selanjutnya, sehingga berakibat kerugian yang ditanggung pihak hotel.

Maka, jangan mengonsumsi makanan berbau menyengat seperti misalnya durian, jika tidak ingin didenda.

Baca juga: Jangan Pesan Hotel Sebelum Pastikan 6 Hal Penting Ini

  • Menumpahkan noda

Belum lama ini, viral cerita seorang tamu hotel yang dijatuhi denda karena mengotori seprai.

Ini juga merupakan aturan hotel yang sebaiknya tak dilanggar, meskipun banyak tamu mungkin belum nengetahuinya.

“Sebenarnya, selama noda bisa cepat dibersihkan dan tidak parah mengenai barang, itu kemungkinan tidak apa-apa atau hanya dikenakan biaya laundry ratusan ribu saja,” jelas Supina.

Bagi tamu yang tidak sengaja menumpahkan cairan apapun ke seprai atau barang lainnya di kamar, sebaiknya segera menghubungi resepsionis.

Sambil menunggu, tamu bisa langsung lakukan antisipasi seperti mencopot sarung atau sebagainya, bukan hanya mendiamkannya.

Jika noda menjadi permanen dan sudah terlalu dalam mengenai kasur, tentu biaya perbaikan atau dendanya akan lebih besar. Apalagi, barang-barang di dalam kamar hotel pada dasarnya memiliki kualitas terbaik.

Baca juga: 9 Tempat Paling Kotor dan Penuh Kuman di Hotel yang Sering Digunakan Tamu 

  • Memasak di dalam kamar

Melansir Insider, sebagian tamu suka membawa peralatan masak portabel lalu masak di dalam kamar. Padahal, tidak ada fasilitas atau area khusus memasak.

Hal ini tidak diperbolehkan. Sebab, asap dari api masakan bisa memicu alarm kebakaran di atap kamar. Bahkan, ada resiko lebih besar yaitu terjadinya kejadian kebakaran.

Jika benar-benar ingin membuat makanan instan, tanyakan kepada hotel mengenai fasilitas yang mungkin tersedia.

  • Menghilangkan kunci

Ilustrasi hotel.shutterstock.com Ilustrasi hotel.

Meminta kunci cadangan merupakan hal yang wajar. Namun, ingat bahwa kunci utama merupakan properti yang penting bagi hotel.

Selain untuk akses keluar-masuk kamar dan terkadang juga untuk menaiki lift, tamu diwajibkan menjaga kunci kartu hotel. 

Jika tidak sengaja hilang, tamu bisa dikenakan denda tertentu.

Baca juga: 5 Cara Cek Kebersihan Hotel agar Bebas dari Kotoran  

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Festival Dugong di Alor NTT, Upaya Pemulihan Ekonomi lewat Pariwisata

Travel Update
11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

11 Tempat Wisata di Jepang buat Pecinta Anime dan Manga

Jalan Jalan
Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Sederet Fasilitas Baru TMII Setelah Revitalisasi, Ada Trem Listrik

Travel Update
Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Sandiaga Sebut Industri Seni Lokal Bisa Belajar dari K-Pop, Ini Alasannya

Travel Update
Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Aturan Perjalanan Dilonggarkan, Harga Tiket Pesawat Diharapkan Ikut Turun

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.