Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Negara Terkecil di Asia, Ada yang Masih Lebih Luas Jakarta

Kompas.com - 07/01/2022, 21:01 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Anggara Wikan Prasetya

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Meski Asia terkenal sebagai benua terluas di dunia, nyatanya ada sejumlah negara di benua ini yang masuk dalam daftar negara terkecil di dunia.

Melansir laman Wordatlas, berikut 5 negara terkecil di Asia. Salah satunya bahkan tidak jauh beda luasnya dengan Jakarta.

1. Maladewa

Maladewa terletak di bagian selatan benua Asia yang terbagi dalam 26 atol (pulau karang) di Samudra Hindia.

Emerald Maldives Resort & Spa di MaladewaDok. Emerald Maldives Resort & Spa Emerald Maldives Resort & Spa di Maladewa

Luas kepulauan ini adalah sekitar 300,44 kilometer (km) persegi dengan populasi sekitar 427.756 jiwa. sebagai ingo, Jakarta masih lebih besar dengan luas sekitar 661,5 km persegi.

Meski begitu, Maladewa terkenal akan kekayaan ekosistem lautnya yang menjadi kekuatan utama industri pariwisata negara ini.

Baca juga: 5 Penginapan Menakjubkan di Maladewa, Cocok Buat Melepas Penat

Ada 187 jenis terumbu karang dan karang, 21 jenis lumba-lumba dan paus, 1.100 jenis ikan, 83 jenis echinodermata, hingga 5 jenis penyu yang tersebar di seluruh perairan Maladewa.

2. Singapura

Singapura adalah salah satu negara sekaligus kota di dunia, yang terletak di Asia Tenggara. Luasnya kira-kira 728,6 km persegi.

Ilustrasi Taman Merlion Singapura.
UNSPLASH/JOSHUA ANG Ilustrasi Taman Merlion Singapura.

Pulau-pulau terluar terbesar di Singapura adalah Sentosa, Pulau Jurong, Pulau Ubin, dan Pulau Tekong.

Baca juga: 5 Aktivitas Wisata Outdoor untuk Keluarga di Singapura

Singapura berhasil memperluas wilayahnya dengan melakukan reklamasi menggunakan tanah yang diambil dari dasar laut, dan perbukitan.

3. Bahrain

Bahrain adalah salah satu negara pulau berbentuk monarki yang terletak di Teluk Persia. Dengan luas sekitar 765,3 km persegi, Bahrain menjadi negara terkecil ke-3 di benua Asia.

Dinar Bahrain adalah mata uang tertinggi di dunia atau mata uang paling tinggi di duniaSHUTTERSTOCK/Manu M Nair Dinar Bahrain adalah mata uang tertinggi di dunia atau mata uang paling tinggi di dunia

Sejumlah pulau besar yang ada di negara ini, antara lain yaitu Umm an Nasan, Pulau Bahrain, Sitra, Pulau Muharraq, dan Kepulauan Hawar.

Baca juga: Ciptakan Daya Tarik Wisata, Bahrain akan Tenggelamkan Pesawat ke Laut

Hampir 92 persen wilayah Bahrain adalah gurun, sehingga seringkali penduduk lokal harus menghadapi badai debu yang kerap melanda.

4. Brunei Darussalam

Brunei Darussalam yang terletak di Asia Tenggara, berbatasan dengan Malaysia Timur dan Laut Cina Selatan. Memiliki luas 5.765 kilometer persegi menjadikan Brunei sebagai negara terkecil ke-4 di Asia.

Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien.SHUTTERSTOCK Ilustrasi Brunei Darussalam - Masjid Sultan Omar Ali Saifuddien.

Brunei diakui sebagai satu-satunya negara berdaulat yang terletak seluruhnya di pulau Kalimantan. Sisa wilayah Kalimantan dibagi antara Indonesia dan Malaysia.

5. Timor-Leste

Negara tetangga, Timor Leste memiliki luas wilayah 15.007 kilometer persegi. Wilayah tersebut meliputi bagian timur pulau Timor, pulau-pulau terpencil Jaco dan Atauro, dan kantong Oecusse.

Ilustrasi Timor Leste - Penjara Ai Pelo di Liquica.https://www.timorleste.tl/ Ilustrasi Timor Leste - Penjara Ai Pelo di Liquica.

Timor-Timur akhirnya berganti nama menjadi Timor-Leste setelah memisahkan diri dari Indonesia pada tahun 2002.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

5 Rekomendasi Playground Indoor di Surabaya untuk Isi Liburan Anak

Jalan Jalan
Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Pilot dan Pramugari Ternyata Tidur pada Penerbangan Jarak Jauh

Travel Update
Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Desa Wisata Tabek Patah: Sejarah dan Daya Tarik

Jalan Jalan
Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Komodo Travel Mart Digelar Juni 2024, Ajang Promosi NTT ke Kancah Dunia

Travel Update
Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Tips Pilih Makanan yang Cocok untuk Penerbangan Panjang

Travel Tips
Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Harapan Pariwisata Hijau Indonesia pada Hari Bumi 2024 dan Realisasinya

Travel Update
5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

5 Tips Menulis Tanda Pengenal Koper yang Aman dan Tepat

Travel Tips
Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Turis China Jatuh ke Jurang Kawah Ijen, Sandiaga: Wisatawan agar Dipandu dan Mengikuti Peraturan

Travel Update
8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

8 Kesalahan Saat Liburan Berkelompok, Awas Bisa Cekcok

Travel Tips
Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Sandiaga Bantah Iuran Pariwisata Akan Dibebankan ke Tiket Pesawat

Travel Update
Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Hari Kartini, 100 Perempuan Pakai Kebaya di Puncak Gunung Kembang Wonosobo

Travel Update
Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Artotel Gelora Senayan Resmi Dibuka April 2024, Ada Promo Menginap

Travel Update
Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Artotel Group Akuisisi Hotel Century Senayan, Tetap Ada Kamar Atlet

Travel Update
Lokasi dan Jam Buka Terbaru Kebun Binatang Bandung

Lokasi dan Jam Buka Terbaru Kebun Binatang Bandung

Jalan Jalan
Harga Tiket dan Jam Buka Ngargoyoso Waterfall, Air Terjun Baru di Karanganyar

Harga Tiket dan Jam Buka Ngargoyoso Waterfall, Air Terjun Baru di Karanganyar

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com