Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

15 Tempat Wisata Dekat Malioboro Yogyakarta untuk Liburan Murah

Kompas.com - Diperbarui 07/08/2022, 22:27 WIB
Desi Intan Sari,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

11. Taman Sari 

Taman Sari merupakan reruntuhan taman air dan pemandian yang terletak di sebelah barat daya Keraton Yogyakarta. Dulunya tempat ini disebut sebagai tempat mandi para putri kerajaan. 

Untuk menuju ke Taman Sari dari kawasan Malioboro, waktu yang dibutuhkan sekitar 10 menit berkendara. 

Baca juga: Harga Tiket dan Jam Buka Suraloka Zoo Wisata Hits di Yogyakarta

Tempat wisata ini dibuka setiap hari dari pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB. 

12. Plengkung Gading

Bangunan bersejarah lainnya yang cukup dikenal di Yogyakarta adalah Plengkung Gading. Jaraknya hanya sekitar 3 km dari Malioboro.

Bangunan ini memiliki arsitektur berupa gapura yang menyerupai terowongan.

Plengkung Gading berwarna putih dengan ukiran ini kerap dijadikan latar foto yang Instagramable oleh para wisatawan.

Baca juga: Itinerary 3 Hari 2 Malam di Yogyakarta, Belajar Membatik di Giriloyo

Bangunan ini merupakan bagian dari Keraton Yogyakarta yang dianggap suci dan sakral bagi masyarakat sekitar. 

13. Museum Benteng Vredeburg

Museum Benteng Vredeburg bisa menjadi pilihan wisata dekat Malioboro. Jaraknya tak sampai 1 km, sehingga bisa dijangkau dengan jalan kaki.

Bagi penyuka wisata sejarah, mampir ke sini cocok dijadikan alternatif.

Benteng Vredeburg, salah satu tempat wisata dekat Malioboro yang bisa dikunjungi.kebudayaan.jogjakota.go.id Benteng Vredeburg, salah satu tempat wisata dekat Malioboro yang bisa dikunjungi.

Dikutip dari situs Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, benteng ini adalah salah satu saksi bisu peristiwa-peristiwa bersejarah di Yogyakarta, semenjak zaman kolonial Belanda masuk ke kota tersebut.

Berdirinya Benteng Vredeburg juga erat dengan lahirnya Kasultanan Yogyakarta. Kraton Kasultanan Yogyakarta pertama dibangun pada 9 Oktober 1755, yang kemudian diikuti pembangunan lainnya seperti Pasar Gedge, masjid, alun-alun, dan bangunan pelengkap lain.

Saat itu, pihak Belanda pun mengusulkan kepada Sultan agar diizinkan membangun benteng untuk menjaga keamanan kraton. Padahal, Belanda disebut punya maksud tersendiri, yakni mengontrol perkembangan yang ada di dalam kraton.

Baca juga: Rute ke Merapi Park, Wisata Miniatur Ikon Dunia di Yogyakarta

Setelah menjadi saksi banyak peristiwa penting, Benteng Vredeburg ditetapkan sebagai Museum Khusus Perjuangan Nasional berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0475/O/1992 tanggal 23 November 1992, seperti dikutip dari Sistem Registrasi Nasional Cagar Budaya.

Harga tiket masuknya Rp 10.000. Pengunjung bisa datang setiap hari pukul 08.00-15.00 WIB, kecuali hari Senin ketika museum tutup.

14. Rumah Hantu Malioboro

Rumah Hantu Malioboro memberikan sensasi berbeda ketika berwisata ke Yogyakarta.Instagram @rumahhantumalioboro Rumah Hantu Malioboro memberikan sensasi berbeda ketika berwisata ke Yogyakarta.

Masih di kawasan Malioboro, wisatawan bisa mampir ke Rumah Hantu Malioboro. Letaknya dekat dengan outlet Batik Danar Hadi dan bersebelahan dengan outlet Batik Keris.

Dikutip dari Kompas.com (26/05/2022), atraksi ini menempati sebuah bangunan ruko tua. Di sana, pengunjung bisa menemukan wahana-wahana menyeramkan dengan hantu bergentayangan.

Baca juga: Rute ke Taman Dinosaurus Potorono, Wisata Baru di Bantul Yogyakarta

Harga tiket Rumah Hantu Malioboro adalah Rp 35.000 per orang. Tiket bisa dibeli secara online maupun secara langsung di loket.

Meski baru dibuka sejak 15 April 2022 lalu, namun wisata unik ini sudah menarik banyak pengunjung yang penasaran.

Namun, rencananya Rumah Hantu Malioboro akan berakhir pada 6 September 2022.

15. Kampung Wisata Kauman

Kampung Wisata Kauman juga merupakan tempat wisata dekat Malioboro. Jaraknya hanya sekitar 1,6 km dan bisa dicapai dengan berkendara selama sekitar 7 menit.

Dikutip dari situs Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Kampung Wisata Kauman merupakan satu-satunya kampung wisata berbasis religi agama Islam. Di sana, pengunjung bisa napak tilas sejarah syiar Islam, khususnya bagaimana organisasi Islam Muhammadiyah berdiri di Yogyakarta dan Indonesia.

Baca juga: Masjid Gedhe Kauman, Saksi Perlawanan Agresi Militer Belanda 

Posisinya sangat strategis dan dukung bangunan cagar budaya Masjid Gedhe Kauman dan tikak jauh dari Museum Sonobudoyo.

Biasanya, kawasan ini lebih meriah selama Bulan Ramadhan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com