Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Berkunjung ke Museum MACAN, Menikmati Present Continuous

Kompas.com - 14/01/2022, 19:36 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Mulai besok, 15 Januari hingga 15 Mei 2022 mendatang,  Museum Modern and Contemporary Art in Nusantara atau Museum MACAN menggelar pameran seni kontemporer modern bertajuk "Present Continuous/Sekarang Seterusnya".

Terbaru, museum yang berlokasi di AKR Tower, Jalan Perjuangan No. 5, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat ini berkolaborasi dengan empat perupa dan dua kolektif perupa pilihan.

Pada pameran seni tersebut, pengunjung dapat menyaksikan karya Arifa Safura dan DJ Rencong (Banda Aceh), Mira Rizki (Bandung), Kolektif Udeido (Jayapura), Muhlis Lugis (Makassar), dan Unit Pelaksana Terrakota Daerah (Majalengka).

Nah, berikut tips berkunjung ke Museum MACAN yang perlu kamu ketahui:

  • Menikmati perpaduan seni visual dan audio

Kolektif Udeido, Papua, Transformasi Koreridokumentasi Museum MACAN Kolektif Udeido, Papua, Transformasi Koreri

Asri Winata, selaku Asisten Kurator Museum MACAN menyampaikan bahwa pameran ini ditujukan untuk semua kalangan, sehingga tidak terbatas pada mereka yang mengerti seni saja.

Pengunjung bisa menikmati perpaduan seni visual dan audio.

"Pertama, cukup nikmati saja karya-karyanya, karena di sini kita tidak hanya menyajikan pameran secara visual, namun ada juga pendengaran dari beberapa karya yang dilengkapi audio," terang Asri saat Preview Media di Museum MACAN, Rabu (12/01/2022).

Baca juga: Museum MACAN Gelar Present Continuous, Pamerkan Hasil Eksplorasi Seniman Indonesia

  • Mengeksplorasi karya seni

Pengunjung bisa mendapatkan sensasi menarik saat mengunjungi pameran ini jika mengeksplorasi lebih dalam setiap sudut pameran. Misalnya, pada instalasi Hawu, yang ternyata bisa dimasuki.

"Kalau tidak dieksplorasi, mungkin pengunjung tidak tahu kalau bagian ini (Hawu) bisa dimasuki. Intinya eksplorasi saja setiap karya yang dilihat di sini," jelas Astri.

  • Membaca informasi karya

Mira Rizki, Bandung, Rebak Raung Wargadokumentasi Museum MACAN Mira Rizki, Bandung, Rebak Raung Warga

Sering kali, untuk memahami secara utuh sebuah karya seni, kita juga butuh membaca label informasi yang tertera di setiap karya pameran.

Setelah puas mengamati, mungkin kamu akan mulai penasaran, apa sebenarnya cerita di balik karya tersebut.

Label informasi ini tertempel di masing-masing area.

Menariknya lagi, ada pula label informasi khusus yang disediakan untuk anak-anak, menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

Sehingga anak-anak bisa belajar membaca sekaligus memahami karya seni.

Baca juga: Mengapa Museum Nasional Disebut Museum Gajah?

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com