Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 18/01/2022, 18:31 WIB

Selain itu, kayu besar yang biasa ditemukan di pohon juga bersifat aktif, tumbuh berkembang, dan ibaratnya senang berpetualang karena akarnya yang menjalar. Namun, di satu sisi, sifatnya tergambar sebagai impulsif, kurang sabar, keras kepala, dan kaku.

"Tahun ini, macan datang bersama dengan air. Jadi, elemennya ditambah, artinya kayu besar bertemu dengan air besar," jelas Angelina.

Baca juga: Kenapa Jeruk Dianggap Membawa Keberuntungan dalam Feng Shui?

Sementara, sifat dari elemen air besar bisa ditemukan di sungai atau samudra yang luas. Merujuk pada sifat air, artinya orang-orang akan fleksibel dan adaptif sehingga mudah bergerak.

Selain itu, air juga behubungan dengan kecerdasan pada otak, sehingga akan lebih cerdas tetapi sering khawatir karena kepintaran yang dimiliki.

Baca juga: Cara Memasukkan 5 Elemen Feng Shui ke Rumah untuk Membawa Keseimbangan

"Jadi orang-orang yang lahir di tahun macan air, secara umum memiliki sifat-sifat tadi. Meskipun tidak akan seratus persen sama karena dipengaruhi background dan lingkungan juga," lanjut dia.

Kedua elemen ini dikatakan oleh Angelina sebagai perpaduan yang harmonis, misalnya kayu akan bertumbuh dengan adanya air. Kedua sifat elemen juga mirip dalam hal senang bergerak, impulsif, dan sensitif.

Tren pariwisata pada tahun Macan Air

Angelina pun menjelaskan hubungan antara tahun macan air dengan tren pariwisata pada tahun 2022.

"Berkaitan dengan orang-orang yang terdorong untuk bergerak tadi. Maka, orang-orang juga akan lebih leluasa untuk bergerak di berbagai hal termasuk pariwisata dan ekonomi," papar dia.

Ibarat hutan dengan sungai di dalamnya. Orang-orang akan penasaran untuk mengetahui dan mengeksplorasi hal menarik yang ada di dalam hutan tersebut. Meski di waktu yang sama, ada perasaan takut dan harap-harap cemas jika di dalam ternyata ada binatang buas.

"Ada potensi munculnya kejutan di tengah ketenangan. Jadi, orang-orang akan senang berpetualang dan eksplorasi, tapi juga sambil takut-takut," tegas Angelina.

Baca juga: 11 Tips Feng Shui untuk Cegah Stres Liburan

Penjelasan ini berujung pada kesimpulan bahwa, perjalanan atau traveling di tahun 2022 akan mengalami peningkatan dan pergerakan. Masyarakat akan bergerak lebih aktif, meski semua dilakukan dengan cara bertahap.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tren bisnis pariwisata di semester awal atau enam bulan pertama memang belum membaik, apalagi karena adanya virus varian baru.

Tetapi mendekati enam bulan selanjutnya, ada pergerakan dan perubahan menuju ke arah yang lebih baik. Sehingga, tempat maupun pelaku pariwisata diharapkan untuk mengantisipasi jika terjadi peningkatan pengunjung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+