Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengenal Perayaan dan Tradisi Imlek di China, Ada Juga Berbagi Angpau

Kompas.com - Diperbarui 16/01/2023, 12:18 WIB
Desi Intan Sari,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Tahun Baru Imlek tahun ini jatuh pada 22 Januari 2023. Setiap warga keturunan Tionghoa di seluruh dunia merayakan momen tersebut.

Namun, perayaan dan tradisi perayaan Tahun Baru Imlek dapat berbeda-beda pada setiap negara atau daerah.

Baca juga: Apa Makna Gong Xi Fa Cai? Sering Diucapkan Saat Imlek

Di China, misalnya, perayaan Imlek lebih fokus pada malam tahun barunya, saat anggota keluarga di negara tersebut berkumpul bersama, dikutip dari Travel and Leisure, Minggu (30/01/2022).

Mereka juga akan mengenakan pakaian baru untuk merayakan Imlek, biasanya warna baju yang dipakai adalah merah dan emas yang dianggap sebagai warna keberuntungan. 

China di bagian utara merayakan Imlek dengan memakan makanan tradisional yang dibuat dari bahan tepung, seperti bao, panekuk, mie, dan pangsit. 

Nantinya, anak-anak biasanya akan mencari koin keberuntungan di dalam pangsit.

Baca juga: Kenapa Jeruk Identik dengan Imlek di Indonesia?

Pangsit tersebut umumnya disajikan bersama ikan, karena dianggap melambangkan kelimpahan untuk tahun depan.

Sama seperti tradisi memberi angpau di Indonesia, di China, mereka yang merayakan Imlek juga saling memberikan amplop merah berisi uang.

Ilustrasi sajian Imlek dan amplop berwarna merah khas Imlek. Ucapan Imlek dapat disampaikan ketika sedang berkumpul bersama kerabat.PEXELS/ANGELA ROMA Ilustrasi sajian Imlek dan amplop berwarna merah khas Imlek. Ucapan Imlek dapat disampaikan ketika sedang berkumpul bersama kerabat.

Ada pula beberapa takhayul yang masih dipercaya secara luas di seluruh negeri.

Ini termasuk tidak membeli sepatu baru selama Tahun Baru Imlek dan membersihkan rumah sebelum liburan.

Melakukan dua hal tersebut dipercaya akan menghilangkan keberuntungan di awal tahun baru.

Untuk alasan yang sama, mereka yang merayakan Imlek juga tidak memotong atau mencuci rambut di sekitar Tahun Baru Imlek.

Baca juga:

Perayaan Tahun Baru Imlek dimaksudkan untuk mengantarkan tahun lama menuju tahun baru.

Melansir BBC, perayaan mengantar tahun lama dimaksudkan untuk membawa keberuntungan serta kemakmuran di tahun baru.

Ada perjamuan keluarga dan perayaan luar ruangan yang menampilkan petasan, kembang api, dan barongsai. 

Perayaan besar diadakan pada malam tahun baru dan di hari tahun baru, jutaan orang akan melakukan perjalanan melintasi China untuk merayakannya bersama keluarga. Orang-orang juga menghiasi rumah mereka dengan dekorasi warna merah.

Sejak 1990-an, orang-orang di China telah diberikan cuti kerja selama seminggu untuk Tahun Baru Imlek. 

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

Setiap Tahun Baru Imlek akan dikaitkan dengan salah satu dari 12 hewan dalam zodiak China atau shio. 

Imlek 2023 adalah tahun kelinci air, yang akan dimulai pada 22 Januari 2023 dan berakhir 9 Februari 2024.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Wahana dan Kolam Renang di Kampoeng Kaliboto Waterboom Karanganyar

Jalan Jalan
Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Gunung Ruang Meletus, AirAsia Batalkan Penerbangan ke Kota Kinabalu

Travel Update
Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampoeng Kaliboto Waterboom: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Jalan Jalan
Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Aktivitas Wisata di The Nice Garden Serpong

Jalan Jalan
Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Delegasi Dialog Tingkat Tinggi dari China Akan Berwisata ke Pulau Padar Labuan Bajo

Travel Update
The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

The Nice Garden Serpong: Tiket Masuk, Jam Buka, dan Lokasi

Jalan Jalan
Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Cara ke Sukabumi dari Bandung Naik Kendaraan Umum dan Travel

Travel Tips
Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Pengembangan Bakauheni Harbour City di Lampung, Tempat Wisata Dekat Pelabuhan

Travel Update
Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Asita Run 2024 Digelar di Bali Pekan Ini, Terbuka untuk Turis Asing

Travel Update
13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

13 Telur Komodo Menetas di Pulau Rinca TN Komodo pada Awal 2024

Travel Update
Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja 'Overtime' Sopir Bus Pariwisata

Tanggapan Kemenparekraf soal Jam Kerja "Overtime" Sopir Bus Pariwisata

Travel Update
Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

Tip Jalan-jalan Jenius ke Luar Negeri, Tukar Mata Uang Asing 24/7 Langsung dari Aplikasi

BrandzView
Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Vietnam dan China Siap Bangun Jalur Kereta Cepat Sebelum 2030

Travel Update
Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Libur Lebaran, Tren Kunjungan Wisatawan di Labuan Bajo Meningkat

Travel Update
ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

ASDP Catat Perbedaan Tren Mudik dan Arus Balik Lebaran 2024 Merak-Bakauheni

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com