Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Warm Up Vacation? Syarat Turis Asing Masuk ke Bali

Kompas.com - 04/02/2022, 14:52 WIB
Wasti Samaria Simangunsong ,
Nabilla Tashandra

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Layanan penerbangan internasional ke Bali akhirnya resmi dibuka oleh Pemerintah Indonesia, mulai hari ini, Jumat (04/02/2022).

Wisatawan mancanegara (wisman) yang hendak berlibur ke Bali harus melalui skema warm up vacation yang telah diterapkan. Ini dilakukan guna meminimalisasi risiko penyebaran Covid-19, baik bagi wisman maupun masyarakat lokal.

Apa itu warm up vacation dan bagaimana alurnya?

Deputi Kebijakan Strategis Kemenparekraf, Raden Kurleni Ukar, atau Nieke menyampaikan, warm up vacation adalah sebuah "jembatan" yang harus dilalui oleh wisman jika hendak berwisata ke Bali.

"Ini sebetulnya sebuah jembatan, makanya kita bilang warm up, atau pemanasan, atau ritual yang harus dijalankan sebelum mereka (wisman) melakukan liburan yang sudah direncanakan," terang Nieke, saat dihubungi Kompas.com (04/02/2022).

Baca juga: Mulai 4 Februari, Bali Resmi Kembali Layani Penerbangan Internasional

Nieke menambahkan, untuk saat ini uji coba warm up vacation hanya akan diterapkan di Bali saja. 

Nantinya, akan dilakukan evaluasi terhadap skema ini. Tak menutup kemungkinan, penerapannya juga akan dilakukan di pintu masuk internasional lainnya.

"Poinnya, uji coba ini dimulai di Bali dulu dan kita akan mengevaluasi experience journey-nya ketika mendarat supaya mulus. Nanti ketika Bali sukses baru kita pikirkan ke depannya, satu-satu," sambung Nieke.

Adapun alur kedatangan wisman skema warm up vacation, ialah:

  • Wisman melakukan tes PCR saat kedatangan di bandara.
  • Setelah melewati bagian imigrasi dan bea cukai, wisman akan langsung diantar ke hotel yang telah mereka pilih sebelumnya.
  • Wisman akan berada di kamar hotel sampai hasil tes PCR keluar.
  • Apabila hasil tes PCR negatif, wisman diperbolehkan keluar kamar dan melakukan aktivitas seperti biasanya, namun masih dalam wilayah bubble hotel yang telah ditentukan.
  • Bila masa warm up vacation selesai, wisman sudah bisa berlibur seperti wisatawan umumnya di Bali.

Sementara, untuk durasi warm up vacation, yaitu tujuh hari bagi WNI PPLN yang sudah vaksinasi Covid-19 dosis pertama, atau lima hari untuk WNA PPLN yang sudah vaksinasi Covid-19 dosis lengkap.

"Jadi aturannya, untuk WNA, mereka harus sudah divaksinasi Covid-19 sebanyak dua kali, sementara ketentuan vaksin satu kali hanya berlaku bagi WNI PPLN," ungkap Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: 10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Indonesia kembali layani penerbangan internasional, Jumat (4/02/2022). DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Indonesia kembali layani penerbangan internasional, Jumat (4/02/2022).

Pada prinsipnya, wisman yang menjalani warm up vacation tidak diperbolehkan bertemu dengan wisman lain yang berbeda bubble, atau beda waktu kedatangan.

Sehingga, untuk mencegah bentrok, hotel telah mengatur pilihan aktivitas sesuai jam agar jadwal grup yang satu tidak bertemu dengan jadwal grup lainnya.

Warm up vacation terbuka bagi wisman dari negara mana pun yang ingin berwisata ke Bali, termasuk WNI PPLN yang ingin ikut serta dan membayar sendiri.

Pemesanan paket warm up vacation bisa dilakukan dengan menghubungi salah satu dari lima hotel yang menyediakan paket tersebut, yaitu Grand Hyatt Bali (Nusa Dua), Westin Resort (Nusa Dua), Griya Santrian (Sanur), Viceroy (Ubud), dan Royal Tulip (Jimbaran).

Harga paket beragam, tergantung fasilitas yang ditawarkan hotel, kisarannya Rp 10 juta hingga Rp 15 juta untuk paket 5 hari 4 malam.

Grand Hyatt Bali, misalnya, kamar khusus Warm Up Vacation dibanderol mulai dari Rp 10,5 juta. Tarif ini sudah termasuk akomodasi empat malam, makan tiga kali sehari setiap harinya, dua kali tes PCR, cuci lima potong pakaian setiap harinya, transfer bandara satu arah, serta fasilitas hotel lainnya.

Baca juga:

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com