Kompas.com - 08/02/2022, 19:38 WIB

KOMPAS.com - Warga Jakarta, khususnya warga yang tinggal dan beraktivitas di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, sebentar lagi dapat menikmati sederet aktivitas seru di Tebet Eco Park.

Proses revitalisasi Taman Kota Tebet di Jakarta Selatan menjadi Tebet Eco Park diperkirakan rampung pada akhir Februari 2022, sehingga dalam waktu dekat akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar bisa dinikmati oleh masyarakat umum.

“Saat ini sudah mencapai tahap penyelesaian. Rencananya dapat dibuka untuk umum pada Maret 2022”, tutur Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati lewat keterangan tertulis yang diterima Kompas.com terima (08/02/2022).

Baca juga: Perkenalkan Tebet Eco Park, Anies: Merestorasi Fungsi Taman secara Ekologi

Taman ini diketahui mengadopsi visi connecting people with nature. Artinya, taman ini dibangun untuk mengembalikan fungsi taman secara ekologi, menjadi sarana interaksi, edukasi, dan rekreasi bagi masyarakat.

Tebet Eco Park merupakan salah satu kegiatan climate action yang dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta dalam menjalankan SDGs (Sustainable Development Goals).

Berdiri di atas lahan seluas 7 hektar, Tebet Eco Park terbagi menjadi dua bagian, yaitu sisi utara dan selatan.

Di sisi selatan taman, terdapat kebun bibit yang dikembangkan menjadi zona Wetland Boardwalk, Community Garden, forrest buffer, dan swamp playground.

Wetland Boardwalk berfungsi untuk membantu menahan laju air dan meningkatkan penyimpanan air.

Sementara, pada Community Garden terdapat pintu masuk utama Area Selatan, dengan pavilion yang dilengkapi fasilitas untuk kegiatan sosial masyarakat di sekitar Tebet.

Di sisi lain, ada pula area bermain anak di Swamp Playground dengan beragam wahana bermain dan viewing deck yang memanfaatkan konktur.

Baca juga: 6 Tempat Ngopi di Tebet, Ada Kafe Estetik Bernuansa Retro

Area bermain anak dan bersantai

Area bermain Tebet Eco Parkdokumentasi Tebet Eco Park Area bermain Tebet Eco Park

Area playground terbagi dalam tiga zona, yaitu Zona Petualangan, Zona Eksplorasi, dan Zona Leisure.

Zona Petualangan akan menghadirkan sarana permainan yang memicu gerak anak dan melatih kelincahan seperti labirin atau memanjat tiang dan kayu.

Menariknya, konsep taman bermain anak ini disebut terinspirasi dari gerakan hewan-hewan seperti meluncur bagai ular, melompat bagai katak, memanjat bak tupai, dan bergelantungan bak kelelawar.

Baca juga:

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

18 Tempat Wisata Malioboro dan Sekitarnya, Cukup Jalan Kaki

Jalan Jalan
Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Pengunjung Antusias Kunjungi Balai Yasa Manggarai, Bengkel Kereta Api di Jakarta

Travel Update
6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

6 Pantai di Bali Barat, Asri dan Belum Banyak Dikunjungi

Jalan Jalan
Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Paspor Biasa dan Elektronik Sama-sama Sah, Bisa ke Negara Mana Pun

Travel Update
Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.