Kompas.com - 15/02/2022, 20:08 WIB

KOMPAS.com - Sebagai pendukung pelaksanaan kegiatan Presidensi G20 Indonesia, sejumlah Side Events G20 siap digelar. Khusus Side Events G20 bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, akan dimulai pada Juni 2022.

Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terdapat 121 side events yang akan berlangsung di 20 kota di Indonesia dari Desember 2021 sampai Oktober 2022.

Agenda Side Events G20 sendiri berdampak penting pada keseluruhan rangkaian pertemuan G20. Di antaranya sebagai ajang untuk menampilkan citra positif budaya Indonesia sekaligus memberikan dampak peningkatan perekonomian negara.

Baca juga: Indonesia Pimpin TWG G20 2022, Akan Fokus 5 Isu Pariwisata

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, adanya tiga Side Events besar jenis Substantive pada rangkaian G20 Indonesia 2022.

"Ini telah sesuai dengan kriteria utama yang disepakati oleh Tim Nasional G20 bidang Side Events, serta telah diproses kurasi oleh Kemendag sebagai Ketua Penanggung jawab," jelas Sandiaga saat Weekly Press Briefing virtual, Senin (14/2/2022).

Side Events G20 besar jenis Substantive

Ketiga acara Side Events besar ini semuanya berlokasi di Provinsi Bali.

Pertama, pada tanggal 21-24 Juni 2022, ada Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference dengan mengusung tema Unlocking Social Investment Opportunities in Indonesia and beyond Proposed Engagement for 2022: “The Asian Decade”.

Dua seniman membawakan Tari Legong Prabu China dalam pagelaran tari klasik Bali di Pesta Kesenian Bali ke-41, Denpasar, Bali, Kamis (27/6/2019). Tari tersebut merupakan bagian dari Tari Legong Keraton yaitu salah satu dari sembilan tari Bali yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.ANTARA FOTO/NYOMAN BUDHIANA Dua seniman membawakan Tari Legong Prabu China dalam pagelaran tari klasik Bali di Pesta Kesenian Bali ke-41, Denpasar, Bali, Kamis (27/6/2019). Tari tersebut merupakan bagian dari Tari Legong Keraton yaitu salah satu dari sembilan tari Bali yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia tak benda oleh UNESCO.

Acara kedua pada 5-7 Agustus 2022 adalah Indonesia Wellness Tourism Festival (IWF) bertema "A Sustainability Strategy for the World Tourism Recovery and Growth through Wellness Tourism for All".

Ketiga, ada World Conference on Creative Economy (WCCE) 2022 yang direncanakan pada tanggal 3-7 Oktober 2022 dengan tema "Inclusively Creative: A Global Recovery".

Baca juga: Jadi Lokasi Side Event, Labuan Bajo Siap Sambut G20

Side Events G20 Non Substantive berupa paket tur

Adapun Side Events G20 yang Non Substantive, seperti Post Tour, telah disiapkan oleh Kemenparekraf bekerja sama dengan IINTOA.

Rangkaian kegiatan ini akan ditawarkan oleh para delegasi G20, khususnya untuk destinasi pariwisata Labuan Bajo, yaitu enam paket post tour.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.