Kompas.com - 17/02/2022, 18:31 WIB

KOMPAS.com - Sebagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19, di Indonesia, pemerintah menggunakan strategi pencegahan berlapis, termasuk menerapkan sejumlah alur kedatangan bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

Aturan protokol kesehatan, mulai dari syarat vaksinasi dosis lengkap, bukti tes PCR 2x24 jam sebelum jam keberangkatan dengan hasil tes negatif, hingga kewajiban karantina, dilakukan guna mencegah terjadinya kasus impor dari negara lain.

Adapun alur kedatangan PPLN via transportasi udara, darat, dan laut terbaru sesuai Panduan Pelaku Perjalanan Luar Negeri ke Indonesia Jalur Darat, Laut dan Udara, yang dikeluarkan Satgas Covid-19 pada 17 Februari 2022, yaitu:

Alur kedatangan PPLN dengan transportasi udara

Berikut alur kedatangan dan karantina PPLN dengan transportasi udara:

1. Alur kedatangan

  • PPLN sampai di bandara dan melakukan prosedur screening kesehatan cek suhu tubuh
  • Pemeriksaan dokumen persyaratan perjalanan dan hotel karantina
  • Tes RT-PCR saat kedatangan
  • Pemeriksaan dokumen paspor dan visa
  • Pengambilan bagasi
  • Pemeriksaan bea cukai
  • Menunggu hasil tes di hotel, atau lokasi karantina

IlustrasiSHUTTERSTOCK Ilustrasi

2. Alur karantina

Apabila hasil tes RT-PCR saat kedatangan negatif, maka PPLN harus karantina di lokasi karantina dengan ketentuan:

  • Vaksin dosis 1: karantina 7 hari
  • Vaksin dosis 2: karantina 5 hari
  • Vaksin dosis 3: karantina 3 hari

Saat karantina, PPLN akan melakukan tes RT-PCR kedua dengan ketentuan:

  • Hari ke-6 bagi yang sudah Vaksin dosis 1
  • Hari ke-4 bagi yang sudah Vaksin dosis 2
  • Pagi hari ke-3 bagi yang sudah Vaksin dosis 3

Bila karantina selesai, dan hasil tes RT-PCR kedua negatif, maka PPLN dapat melanjutkan aktivitasnya. Namun, bila hasil tes RT-PCR kedua positif, PPLN harus melanjutkan isolasi selama 10 hari di lokasi karantina sesuai ketentuan.

Baca juga:

Alur kedatangan PPLN dengan transportasi darat

Berikut alur kedatangan dan karantina PPLN dengan transportasi darat:

1. Kedatangan

  • Pekerja Migran Indonesia (PMI) Deportasi yang difasilitasi konsulat jenderal RI, PMI Mandiri, dan Non PMI sampai di pos batas lintas negara (PLBN).
  • Melakukan prosedur screening kesehatan cek suhu tubuh
  • Pemeriksaan RT-PCR saat kedatangan
  • Pendataan dan pengecekan dokumen serta identitias diri PMI di bagian Imigrasi
  • Pendataan dan pemeriksaan barang bawaan PMI di Bea Cukai
  • Pendataan domisili PMI dan penentuan lokasi karantina, oleh Petugas BP2MI dan BPTD
  • Menunggu hasil tes di hotel, atau lokasi karantina

2. Alur karantina

Apabila hasil tes RT-PCR saat kedatangan negatif, maka PPLN harus karantina di lokasi karantina dengan ketentuan:

  • Vaksin dosis 1: karantina 7 hari
  • Vaksin dosis 2: karantina 5 hari
  • Vaksin dosis 3: karantina 3 hari

Saat karantina, PPLN akan melakukan tes RT-PCR kedua dengan ketentuan:

  • Hari ke-6 bagi yang sudah Vaksin dosis 1
  • Hari ke-4 bagi yang sudah Vaksin dosis 2
  • Pagi hari ke-3 bagi yang sudah Vaksin dosis 3

Bila karantina selesai, dan hasil tes RT-PCR kedua negatif, maka PPLN dapat melanjutkan aktivitasnya. Namun, bila hasil tes RT-PCR kedua positif, PPLN harus melanjutkan isolasi selama 10 hari di lokasi karantina, sesuai ketentuan yang berlaku.

Alur kedatangan PPLN dengan transportasi laut

Berikut alur kedatangan dan karantina PPLN dengan transportasi laut:

1. Kedatangan

  • PPLN Sampai di pelabuhan
  • Prosedur screening kesehatan cek suhu tubuh
  • Prosedur screening kesehatan dan tes RT-PCR saat kedatangan
  • Pemeriksaan dokumen
  • Menunggu hasil tes di hotel, atau lokasi karantina

Ilustrasi Pelabuhan Nongsapura di Batam, Kepulauan Riau.Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ilustrasi Pelabuhan Nongsapura di Batam, Kepulauan Riau.

2. Alur karantina

Apabila hasil tes RT-PCR saat kedatangan negatif, maka PPLN harus karantina di lokasi karantina dengan ketentuan:

  • Vaksin dosis 1: karantina 7 hari
  • Vaksin dosis 2: karantina 5 hari
  • Vaksin dosis 3: karantina 3 hari

Saat karantina, PPLN akan melakukan tes RT-PCR kedua dengan ketentuan:

  • Hari ke-6 bagi yang sudah Vaksin dosis 1
  • Hari ke-4 bagi yang sudah Vaksin dosis 2
  • Pagi hari ke-3 bagi yang sudah Vaksin dosis 3

Bila karantina selesai, dan hasil tes RT-PCR kedua negatif, maka PPLN dapat melanjutkan aktivitasnya. Namun, bila hasil tes RT-PCR kedua positif, PPLN harus melanjutkan isolasi selama 10 hari di lokasi karantina, sesuai ketentuan yang berlaku.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.