Kompas.com - 18/02/2022, 18:06 WIB

KOMPAS.com - Aviation Security (AVSEC) merupakan petugas keamanan bandara yang mungkin masih belum lazim didengar masyarakat. Namun, profesi ini ternyata sangat penting dalam menjaga kelancaran dan keamanan penerbangan.

Airport Security Screening Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Kiki Eprina Arieanti, mengatakan bahwa profesi AVSEC belum banyak dijadikan referensi pekerjaan di Indonesia.

Kiki mengatakan, sebenarnya ruang lingkup AVSEC sangatlah luas, tidak hanya mereka yang bertugas di bandara saja.

"Ada AVSEC-nya maskapai, AVSEC yang di catering, di kargo, dan lain-lain. Jadi AVSEC itu sangat luas. Karena itu kami sekarang membuat namanya sesuai dengan spesifikasinya yaitu personnel airport security," terang Kiki kepada Kompas.com, Rabu (16/2/2022).

Baca juga:

Airport Security, atau secara umum biasa dikenal dengan AVSEC, bertugas menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang di bandara.

AVSEC juga berperan penting dalam kelancaran aktivitas penerbangan. Mereka harus mematuhi prosedur dari badan regulasi internasional yaitu ICAO (International Civil Aviation Organization) yang dibawahi langsung oleh PBB.

"ICAO adalah salah satu badan khusus PBB yang khusus menangani penerbangan sipil. Sama dengan organisasi lainnya seperti UNESCO atau UNICEF," lanjut dia.

Dalam ICAO, tertulis bahwa tugas utama AVSEC adalah melakukan pengamanan terhadap penerbangan sipil dari tindakan melawan hukum.

Penumpang pesawat yang sedang mengantri untuk pengecekan di bandaraPexels/Connor Danylenko Penumpang pesawat yang sedang mengantri untuk pengecekan di bandara

Apa saja yang termasuk tindakan melawan hukum?

"Di antaranya sabotage, hijack (pembajakan), memberikan informasi palsu. Makanya di bandara kita sering lihat ada poster 'Jangan bercanda tentang bom', karena bercanda termasuk pemberian informasi palsu," jelas wanita yang sudah 15 tahun lebih bekerja di unit Airport Security ini. 

Tugas personil AVSEC di bandara

Ilustrasi Aviation Security.DOK ANGKASA PURA I Ilustrasi Aviation Security.

Sering dikira hanya melayani pengecekan barang dan penumpang di Security Check Point (SCP), ternyata tugas seorang AVSEC lebih luas dari itu.

Kiki menjelaskan, layanan keamanan yang diberikan AVSEC terbagi menjadi dua jenis.

Pertama, pemeriksaan keamanan yang familiar dilihat oleh masyarakat. Kedua, pengendalian keamanan atau security control yang tidak selalu terlihat.

Baca juga: Memahami Pentingnya Pemeriksaan Penumpang di Bandara

"Security control, berarti ini teman-teman yang ada di tiap-tiap akses atau pintu. Ada juga yang di pagar barimeter dan tidak bertemu penumpang," terangnya.

Selain itu, ia melanjutkan, ada yang melakukan pengawasan di daerah kendali. Seperti tempat-tempat untuk supply kepentingan besar di bandara, misalnya listrik, air, dan bahan bakar.

Secara umum, tidak ada kewajiban atau ketentuan khusus berapa jumlah AVSEC yang harus tersedia di suatu bandara.

Namun, yang biasanya ditentukan adalah jumlah personil bagian pengecekan keamanan. Misalnya, menurut Kiki, satu jalur pengecekan keamanan harus diisi oleh lima orang.

Selain dari itu, tidak ada jumlah tetap asalkan kebutuhan personil tercukupi.

Baca juga: Jangan Lakukan 7 Kesalahan Ini Saat Melewati Keamanan Bandara

Jenjang karir dan kesempatan setelah menjadi AVSEC

Indonesia kembali layani penerbangan internasional, Jumat (4/02/2022). DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Indonesia kembali layani penerbangan internasional, Jumat (4/02/2022).

Menurut Kiki, jenjang karir seorang petugas AVSEC tergantung dari masing-masing individu.

"Kalau dia bisa mengoptimalkan fungsi tugasnya sebagai airport security, kemungkinan dia juga akan memiliki karir yg gemilang," tegas dia.

Seorang AVSEC memiliki kemungkinan untuk memperoleh banyak kesempatan. Di antaranya kesempatan untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan menjalin relasi dengan stakeholders atau pihak pemangku kebijakan yang penting, terutama di bandara internasional.

Kiki melanjutkan, banyak dari petugas AVSEC yang karirnya tidak hanya di Angkasa Pura, karena kemudian mendapat kesempatan atau relasi kuat dengan orang-orang di luar bidangnya.

Baca juga: Ini Alasan Harus Keluarkan Laptop Saat Pemeriksaan X-Ray di Bandara

Lalu, berapa kisaran gaji atau pemasukan dari AVSEC?

Mengutip Kompas.com, Jumat (2/7/2021), seorang petugas AVSEC bandara berstatus PNS di Kementerian Perhubungan, setiap bulannya bisa memperoleh Rp 5,1 juta pada tahun-tahun pertama. Angka tersebut sudah termasuk gaji pokok dan berbagai tunjangan.

Terakhir, Kiki berpesan, profesi AVSEC mungkin bisa dijadikan referensi bagi anak-anak muda dan generasi milenial yang cenderung aktif.

"Kalau suka dengan keaktifan, tantangan, atau suka ketemu orang baru, AVSEC tempatnya. Bisa ketemu banyak orang dan bermacam-macam (karakter) orang," ujarnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Makna di Balik Keris Tidak Melulu Soal Hal Mistis

Jalan Jalan
Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Bisakah Wisatawan Beli Keris Asli Sebagai Suvenir

Travel Update
Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Dampak Banjir Jeddah, Bus Jemaah Umrah Sempat Terjebak

Travel Update
12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

12 Event Wisata Unggulan Kota Yogyakarta Tahun 2023, Jangan Lewatkan

Travel Update
Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Bukit Klangon di Sleman Yogyakarta

Travel Tips
10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

10 Wisata Indoor Bandung yang Cocok Dikunjungi Saat Musim Hujan

Jalan Jalan
Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Jalur Puncak Bogor Sudah Buka, Pengendara Tetap Diimbau Lewat Jonggol

Travel Update
4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

4 Fakta Kebaya, Ternyata Tak Hanya Dipakai di Nusantara

Jalan Jalan
Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Yogyakarta Jadi Lokasi ASEAN Tourism Festival, Diharapkan Jadi Investasi Wisata

Travel Update
7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

7 Wisata di Kemuning, Karanganyar dan Sekitarnya, Kebun Teh sampai Air Terjun

Jalan Jalan
Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary Seharian di Pekanbaru, Sunset di Jembatan Ikonik

Itinerary
10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

10 Wisata Indoor di Yogyakarta yang Bisa Dikunjungi Saat Musim Hujan 

Jalan Jalan
Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Sail Tidore Expo 2022, Ajang Promosi Wisata Urban dan Alam Kepulauan Seribu

Travel Update
Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Jalan Yogyakarta-Wonosari Sudah Buka Lagi, tapi Buka-Tutup Jalur

Travel Update
Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Asal-usul Kebaya yang Akan Didaftarkan ke UNESCO oleh Singapura dan 3 Negara

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.