Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/02/2022, 12:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Masa karantina pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) ke Indonesia yang semakin diperpendek menimbulkan pertanyaan mengenai keamanan penerapan sistem travel bubble yang dijalankan pemerintah.

Diketahui, kebijakan travel bubble telah diawali oleh Bintan dan Batam dengan negara Singapura sejak Senin (24/01/2022). Sementara, pintu masuk internasional bandara di Bali juga telah dibuka pada 4 Februari 2022 lalu.

Kendati penyebaran Omicron masih cukup tinggi, melansir Kompas.com (17/02/2022), PPLN saat ini dapat melakukan karantina berdurasi tiga, lima, atau tujuh hari tergantung jumlah vaksin yang diterima.

Baca juga:

Dengan kebijakan tersebut, bagaimana Pemerintah Indonesia memastikan bahwa sistem travel bubble aman dan tidak beresiko menambah masuk dan meluasnya virus Covid-19?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pemerintah telah menerapkan kebijakan surat edaran (SE) yang mengatur pelaksanaan kegiatan travel bubble di wilayah tertentu.

Pedoman pelaksanaan travel bubble tertulis dalam SE Satgas Covid-19 Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri di kawasan Batam Bintan dengan Singapore Dalam Masa Pandemi Covid-19.

"Ini lah yang menjadi pedoman dan pegangan semua pihak di kawasan bubble area untuk memastikan bahwa seluruh mekanisme, prosedur dan prokes berjalan dengan baik dengan prinsip produktif aman Covid-19," kata Sandiaga saat Weekly Press Briefing virtual, Senin (21/02/2022).

Ia menambahkan, semua PPLN atau wisatawan mancanegara (wisman) akan diminta mengikuti aturan dan panduan tersebut secara disiplin.

Termasuk aturan wajib menjalani tes PCR sebelum berangkat dan setelah tiba di bandara. Bila hasilnya negatif, baru lah mereka dapat langsung menuju bubble hotel untuk karantina.

Baca juga:

Untuk wilayah Bali, PPLN dapat memilih untuk melaksanakan karantina mandiri di dalam kamar atau karantina di akomodasi secara bubble, yang dikemas dengan konsep warm up vacation.

"Artinya penerapan dan pengawasan dilakukan secara ketat dan berkala sejak sebelum wisatawan berangkat dari negara asal hingga kembali, mengikuti setiap titik travel journey wisatawan," tegas Menparekraf.

Program warm up vacation sendiri merupakan inovasi yang dirancang secara khusus bagi PPLN atau wisman yang datang ke Bali.

Sementara, aturan dan kebijakan karantina bubble hotel serta liveaboard juga tertuang dalam buku panduan yang telah diterbitkan oleh Satgas Covid-19.

Baca juga: Warm Up Vacation Bukan Karantina, Apa Bedanya?

Ilustrasi hotel karantina.PIXABAY/JAN KLAUS Ilustrasi hotel karantina.

Untuk ketentuan karantina, mengacu kepada SE Satgas Covid-19 Nomor 7 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Luar Negeri pada Masa Pandemi Covid-19, yang berlaku efektif mulai 16 Februari 2022.

Salah satu poin yang tertuang dalam SE tersebut adalah kewajiban tes ulang PCR dan menjalani karantina bagi PPLN, dengan rincian sebagai berikut:

  • Karantina 7x24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis pertama.
  • Karantina 5x24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis kedua.
  • Karantina selama 3x24 jam bagi PPLN yang telah menerima vaksin dosis ketiga atau booster.

Baca juga:

Menurut Sandiaga, pemerintah selalu merumuskan dan menerapkan kebijakan karantina berdasarkan data, serta melibatkan para pakar dan ahli yang memberikan berbagai pertimbangan teknis maupun medis.

"Kebijakan dan aturan yang ditetapkan pemerintah bersifat dinamis, sehingga panduan yang telah diterbitkan oleh Satgas Covid-19 tersebut akan dimutakhirkan sesuai perkembangan yang ada," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+