Kompas.com - 24/02/2022, 09:27 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Belum lama ini, ramai di media sosial soal dugaan penipuan yang dialami wisatawan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) oleh agen travel.

Pasangan tersebut mengaku tidak dijemput saat tiba di Labuan Bajo, padahal mereka sudah membayar agen travel. Bahkan, mereka juga mengaku uangnya tak dikembalikan.

Baca juga: Dugaan Kasus Penipuan Agen Travel di Labuan Bajo, BPOLBF Tindak Lanjuti

Peristiwa itu pun mendapat perhatian dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Labuan Bajo.

Sekretaris HPI Labuan Bajo, Viktor Pance mengaku turut prihatin dengan kejadian yang dialami wisatawan tersebut.

Ia menegaskan, HPI Labuan Bajo mengutuk aksi penipuan Tour Organizer Komodo Experince yang dinilai telah merusak citra pariwisata Labuan Bajo.

"Kami pelaku pariwisata Labuan Bajo turut prihatin atas peristiwa yang menimpa wisatawan nusantara menjadi korban penipuan open trip murah ke Labuanbajo," tegas Ito dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (23/02/2022).

Baca juga:

Ia memastikan, bahwa pengelola tur liar itu bukan berasal dari Labuan Bajo atau NTT.

Berangkat dari peristiwa itu, Ito mengimbau wisatawan nusantara agar tidak mudah tergiur dengan paket wisata murah ke Labuan Bajo, apalagi pada penjual paket liar di media sosial.

"Di medsos memang banyak yang menawarkan trip murah ke Labuan Bajo. Saran kami agar calon wisatawan perlu hati-hati."

"Karena selama ini, begitu banyak kasus penipuan yang dibuat oleh tour organizer liar. Tamu sudah bayar lunas, tetapi tournya tidak bisa berjalan karena operasional tidak cukup," ujarnya.

Ia menyarankan, calon wisatawan yang hendak pergi ke Labuan Bajo memilih agen perjalanan yang resmi, supaya liburan berjalan nyaman dan terjamin aman.

Baca juga:

Selain itu, menggunakan jasa tur lokal juga bisa menjadi pilihan.

"Pakailah jasa tour guide lokal. Karena orang lokal punya rasa tanggung jawab untuk menjaga nama baik daerahnya," ungkap dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.