Kompas.com - 05/03/2022, 11:11 WIB

KOMPAS.com - Maskapai Garuda Indonesia resmi melayani rute penerbangan Australia dengan Bali, tepatnya Sydney - Denpasar, mulai Jumat (4/3/2022).

Penerbangan Sydney – Denpasar ini dilayani satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Jumat.

Armada yang digunakan adalah A330-300, yang juga sebelumnya turut melayani penerbangan Jakarta – Sydney.

Baca juga:

Penerbangan Sydney – Denpasar adalah rute penerbangan internasional pertama yang menghubungkan Australia dengan Bali pada awal tahun 2022, dan juga turut terhubung langsung dengan rute penerbangan Jakarta – Sydney.

Adapun pesawat bernomor penerbangan GA 715 berangkat dari Bandara Internasional Sydney Kingsford Smith pukul 11.30 waktu setempat, dan tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, pukul 14.45 Wita. 

Pada penerbangan perdana tersebut, terdapat 60 penumpang dari Sydney yang berasal dari berbagai wilayah di Australia.

Kedatangan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai BaliHumas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Kedatangan penumpang di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali

Saat ini, maskapai tersebut menghubungkan Australia dengan Indonesia melalui 2 rute penerbangan setiap minggunya, yang dilayani melalui 2 hub terbesar di Indonesia, yaitu Jakarta dan Denpasar.

“Dengan dioperasikannya penerbangan rute Sydney menuju Denpasar, kami tentunya berharap bahwa penerbangan ini akan mendukung upaya berkelanjutan kami untuk mewujudkan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi di Bali dan sekitarnya,” tutur Gubernur Bali, I Wayan Koster, lewat keterangan resmi yang Kompas.com terima, Jumat (4/3/2022).

Baca juga:

Hal senada juga disampaikan Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

Irfan menyampaikan, pengoperasian layanan penerbangan Sydney – Denpasar bertepatan dengan momentum pemulihan ekonomi dan pariwisata Bali, melalui relaksasi kebijakan perjalanan wisatawan dan bisnis mancanegara ke Indonesia.

“Wisatawan Australia yang pada masa sebelum pandemi Covid-19, khususnya pada tahun 2019, mencatatkan kunjungan terbesar yaitu hingga lebih dari 1,2 juta wisatawan yang masuk ke Bali. Dioperasikannya penerbangan ini diharapkan dapat menjadi awal optimisme bagi kebangkitan perekonomian Indonesia khususnya dari sisi sektor pariwisata secara jangka panjang” jelas Irfan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.