Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/03/2022, 16:51 WIB

KOMPAS.com - Wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 2. Salah satu aturan terkait wisata adalah anak usia 6-12 tahun wajib bervaksin minimal dosis pertama. 

Syarat pemberlakuan PPKM level 2 di Jabodetabek dikeluarkan pada Senin (7/3/2022), serta tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 Tahun 2022 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 di Wilayah Jawa dan Bali.

Aturan yang berlaku pada 8 Maret - 14 Maret ini ditandatangani oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.

Sebagai informasi, sebelumnya Jabodetabek menerapkan PPKM level 3 karena terjadi lonjakan kasus varian Omicron.

Baca juga: 5 Wisata Kuliner di Jabodetabek, Mana Paling Seru?

Syarat wisata di wilayah PPKM level 2 Jabodetabek

Bagaimana aturan lengkap PPKM level 2 untuk sektor pariwisata?

Syarat di hotel non-karantina

Ilustrasi hotel karantina.SHUTTERSTOCK/Kanyapak Lim Ilustrasi hotel karantina.

Di bawah ini adalah syarat untuk kegiatan di sektor perhotelan non-karantina:

  • Kapasitas untuk kegiatan perhotelan non-karantina maksimal 75 persen.
  • Pengunjung wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hanya pengguna berkategori Hijau yang boleh masuk, kecuali tidak bisa divaksinasi karena alasan kesehatan.
  • Fasilitas pusat kebugaran, ruang pertemuan, dan ballroom diizinkan buka dengan aplikasi PeduliLindungi, dengan kapasitas maksimal 75 persen. Penyediaan hidangan pada fasilitas tersebut disajikan dalam box dan tidak ada hidangan prasmanan.
  • Anak usia di bawah 12 tahun harus menunjukkan hasil negatif antigen 1x24 jam atau tes PCR 2x24 jam.

Baca juga: Daftar Lengkap 28 Hotel Karantina di Jakarta, Harga Mulai Rp 2,5 Juta

Ketentuan untuk kegiatan belanja

Untuk kegiatan belanja di Jabodetabek, berikut ketentuan selama PPKM Level 2:

  • Supermarket, hypermarket, pasar tradisional, toko kelontong, dan pasar swalayan yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 waktu setempat dengan kapasitas pengunjung 75 persen.
  • Untuk supermarket dan hypermarket wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dan hanya mengizinkan pengunjung berkategori hijau yang masuk.
  • Sementara itu, pasar rakyat yang menjual barang non-kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 75 persen, jam operasional sampai pukul 20.00 waktu setempat.
  • Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen vocer, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cuci kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai pukul 21.00 waktu setempat.
  • Khusus apotek dan toko obat dapat buka selama 24 jam.

Baca juga: Tanah Abang, Pusat Oleh-Oleh Haji di Jabodetabek

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+