Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/03/2022, 08:20 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Labuan Bajo menyambut baik kebijakan baru mengenai diberlakukannya kembali kebijakan Visa on Arrival (VoA) khusus wisata bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang berkunjung ke Bali, tanpa harus menjalani karantina.

Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatina menyampaikan, pariwisata Labuan Bajo telah siap menyambut kembali kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), setelah sebelumnya menurun karena pandemi Covid-19.

Baca juga:

"Infrastruktur dan fasilitas kawasan KSPN Labuan Bajo telah selesai dan siap untuk menyambut wisatawan mancanegara dengan wajah baru," ungkap Shana di Labuan Bajo, Selasa (08/03/2022).

Ia melanjutkan, capian vaksinasi di Labuan Bajo kini sudah mencapai lebih dari 85 persen.

Bahkan, pelaku pariwisata bahkan sudah mendapat vaksin booster atau d penguat. Semuanya dilakukan untuk memberi kenyamanan bagi wisatawan yang datang ke Labuan Bajo.

Di samping itu, ada 63 industri pariwisata yang telah tersertifikasi CHSE (cleanliness, health, safety and enivironment sustainibility) serta berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan.

Labuan Bajo.SHUTTERSTOCK Labuan Bajo.

Miliki beragan produk wisata

Selain itu, Shana juga mengungkapkan bahwa produk wisata Labuan Bajo saat uni sudah sangat beragam.

Tidak hanya Komodo, tetapi sudah punya fasilitas ramah pejalan kaki, MICE (Meetings, incentives, conferencing, exhibitions), seni pertunjukan Flores Singing Island, produk UMKM Ekraf yang semakin beragam, serta sepeda listrik untuk keliling kota.

Baca juga:

Selain itu, kata dia, Labuan Bajo juga sudah melakukan sejumlah upaya, seperti pembenahan kapal dan kendaraan, mengecek kesiapan kapal wisata, memberikan pelatihan Basic Safety Training, dan menerapkan asuransi wisata tujuh hari yang akan melindungi wisatawan selama di Labuan Bajo.

Kemudian, informasi dan single ticketing akan dihadirkan pada April mendatang.

"Kami juga telah membangun konektivitas Labuan Bajo dengan 35 daerah tujuan wisata (DTW) sepanjang Flores, Lembata, Alor dan Bima, termasuk 30 desa wisata tematik."

"Sehingga menambah pilihan bagi wisatawan tinggal lebih lama, seperti Waerebo, Kampung Bena, Kelimutu, dan lain sebagainya," ujar Shana.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Main ke Skywalk Kebayoran Lama, Bisa Mampir 7 Spot Wisata Ini

Jalan Jalan
Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Lion Air Tambah Frekuensi Penerbangan Umrah dari Padang-Arab Saudi

Travel Update
Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Skywalk Kebayoran Lama Terpanjang di Jakarta, Ketahui 3 Faktanya

Jalan Jalan
Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Event Makin Banyak, Menparekraf Ingatkan Penyelenggara Dapat Vaksin Booster Kedua

Travel Update
Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Naik Kereta Api Pertama di Sulawesi, Bisa Mampir ke Tempat Wisata Ini 

Jalan Jalan
[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

[POPULER TRAVEL] Solo Safari Dibuka | Lokasi Syuting The Last of Us

Travel Update
Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Shirakawa Go, Desa Tradisional di Jepang yang Jadi Warisan Budaya UNESCO

Travel Update
Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Kondisi Terkini Pantai Gesing di Gunungkidul, Tak Ada Lagi Pasir Putih

Travel Update
Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Panduan Bersepeda di Shimanami Kaido, Jepang yang Banyak Digemari Turis Indonesia

Jalan Jalan
15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

15 Daftar Negara Paling Bahaya untuk Penerbangan di Dunia

Travel Tips
5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

5 Tips Berkunjung ke Solo Safari, Bawa Kamera atau Lensa Zoom

Travel Tips
Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Cara Naik Kereta Panoramic Keberangkatan Bandung dan Surabaya Gubeng

Travel Update
Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Jalan ke Kafe Viral di Bromo Rawan Kecelakaan, Polisi: Jangan Pakai Matik

Travel Tips
PAD Pariwisata Garut Naik Jadi Rp 2,8 Miliar pada 2023

PAD Pariwisata Garut Naik Jadi Rp 2,8 Miliar pada 2023

Travel Update
Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Lokasi Syuting MV Sugar Rush Ride TXT di Bali, Pantai hingga Savana 

Jalan Jalan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+