Kompas.com - 12/03/2022, 13:52 WIB

KOMPAS.com - Lebih dari 7.000 wisatawan asing asal Rusia tertahan di Thailand setelah Rusia dikenakan sanksi internasional akibat serangan militer ke Ukraina.

Mereka terlunta-lunta di sejumlah tempat wisata, di antaranya Phuket, Koh Samui, Pattaya, dan Krabi. 

Hal tersebut disebabkan oleh pembatalan penerbangan dan masalah sistem pembayaran yang tengah dialami bank-bank Rusia, dilansir dari The Telegraph, Jumat (11/3/2022).

Baca juga:

Untuk diketahui, sejumlah bank Rusia diblokir dari sistem Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunication (SWIFT).

SWIFT adalah sistem pembayaran yang menghubungkan ribuan lembaga keuangan, termasuk bank, agar bisa mengirim dan menerima data transaksi, serta memindahkan uang dengan cepat, sebagaimana dikutip dari Kompas.comJumat (4/3/2022). 

Pemblokiran tersebut tentunya berdampak terhadap warga Rusia yang kesulitan menarik uangnya dari luar negeri. 

"Kami telah meminta sejumlah hotel untuk mengurangi tarif mereka dan memperpanjang masa menginap mereka," kata Presiden Asosiasi Pariwisata Phuket, Bhummikitti Ruktaengam, dikutip dari The Telegraph.

Ilustrasi Thailand - Pemandangan Pantai Laem Sing di Phuket, Thailand.SHUTTERSTOCK / By VODIN VASILII Ilustrasi Thailand - Pemandangan Pantai Laem Sing di Phuket, Thailand.

Menurut Asosiasi Pariwisata Koh Samui, terdapat lebih dari 2.000 wisatawan asal Rusia yang tengah berlibur di Koh Samui, Koh Tao, dan Koh Pha Ngan sebelum invasi Rusia ke Ukraina.

Banyak dari mereka tidak bisa pulang karena kurangnya penerbangan, dikutip dari Thai PBS World, Selasa (8/3/2022).

Baca juga:

Presiden Asosiasi Pariwisata Koh Samui, Rachaporn Poonsawat, menyampaikan, pihaknya telah mengimbau sejumlah hotel agar menyediakan penginapan berbiaya rendah guna meringankan masalah keuangan mereka. 

Sementara itu, Gubernur Tourism Authority of Thailand (TAT), Yuthasak Supasorn, mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan maskapai penerbangan untuk mengatur penerbangan bagi wisatawan asal Rusia yang ingin kembali ke negara mereka. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marriott International Buka 14 Properti Baru di Asia Pasifik pada 2023

Marriott International Buka 14 Properti Baru di Asia Pasifik pada 2023

Travel Update
4 Lokasi Syuting Drakor Little Women di Singapura

4 Lokasi Syuting Drakor Little Women di Singapura

Jalan Jalan
Ulang Tahun Kota Yogyakarta 7 Oktober, Simak Rangkaian Acaranya

Ulang Tahun Kota Yogyakarta 7 Oktober, Simak Rangkaian Acaranya

Travel Update
Wisata ke Anjungan Yogyakarta di TMII, Ada Tempat Penyimpanan Keris

Wisata ke Anjungan Yogyakarta di TMII, Ada Tempat Penyimpanan Keris

Jalan Jalan
26 Juta Wisatawan Kunjungi Jawa Tengah hingga Agustus 2022

26 Juta Wisatawan Kunjungi Jawa Tengah hingga Agustus 2022

Travel Update
34 Negara yang Aman untuk Perempuan Traveling Sendirian

34 Negara yang Aman untuk Perempuan Traveling Sendirian

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata di Jawa Barat dan Legenda di Baliknya

5 Tempat Wisata di Jawa Barat dan Legenda di Baliknya

Jalan Jalan
Ritual Taber Laut di Bangka Akan Digelar Lagi Desember 2022

Ritual Taber Laut di Bangka Akan Digelar Lagi Desember 2022

Travel Update
Spanyol Akan Luncurkan Visa Digital Nomad, Turis Bisa Kerja Sambil Liburan

Spanyol Akan Luncurkan Visa Digital Nomad, Turis Bisa Kerja Sambil Liburan

Travel Update
5 Rumah Adat Nusa Tenggara Barat, Bukti kekayaan Budaya Nusantara

5 Rumah Adat Nusa Tenggara Barat, Bukti kekayaan Budaya Nusantara

Travel Update
Batik Sembung di Yogyakarta, Lestarikan Budaya dengan Belajar Membatik

Batik Sembung di Yogyakarta, Lestarikan Budaya dengan Belajar Membatik

Travel Update
12 Desa Wisata Manggarai Timur NTT, Banyak Kekayaan Alam dan Budaya

12 Desa Wisata Manggarai Timur NTT, Banyak Kekayaan Alam dan Budaya

Jalan Jalan
Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa yang Punya Banyak Wisata

Sembungan, Desa Tertinggi di Pulau Jawa yang Punya Banyak Wisata

Jalan Jalan
Meriahnya Parade Berkebaya di Solo Bersama Ibu Negara, Peringati Hari Batik Nasional 2022

Meriahnya Parade Berkebaya di Solo Bersama Ibu Negara, Peringati Hari Batik Nasional 2022

Travel Update
Ulang Tahun ke-266, Yogyakarta Gelar Banyak Acara Wisata

Ulang Tahun ke-266, Yogyakarta Gelar Banyak Acara Wisata

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.