Kompas.com - 13/03/2022, 05:05 WIB

KOMPAS.com - Sejumlah tempat wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditutup sementara oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman (DIY), mulai Kamis (10/3/2022).

Penutupan dilakukan atas dasar evaluasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang tengah meningkat.

"Pada hari Kamis, (10/3/2022), kami mengeluarkan SE Kepala Dinas Pariwisata No 360/248 tentang Peningkatan Aktivitas Gunungapi Merapi," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono, sebagaimana diberitakan Kompas.com, Kamis (10/3/2022).

Baca juga: Merapi Erupsi, Wisata Sleman yang Berjarak 5 Km dari Puncak Merapi Tutup

SE tersebut berisi penutupan beberapa tempat wisata yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari puncak Gunung Merapi, dengan pertimbangan terkait mitigasi bencana awan panas Gunung Merapi.

Wisata Sleman yang tutup karena erupsi Merapi

Atas rekomendasi BPPTKG dan BPBD Kabupaten Sleman, berikut adalah 5 tempat wisata yang tutup sementara karena berada dalam radius 5 kilometer (km) dari Puncak Merapi:

1. Bukit Klangon

Berjarak hanya sekitar 4 km dari Puncak Merapi, wisata Bukit Klangon ditutup sementara karena lokasinya yang sangat dekat dan rawan apabila sewaktu-waktu terjadi erupsi.

Pengibaran bendera Merah Putih Raksasa di wisata Klangon, Sleman pada 17 Agustus 2021.Dok. Klangon Pengibaran bendera Merah Putih Raksasa di wisata Klangon, Sleman pada 17 Agustus 2021.

Pada hari-hari biasa, pengunjung dapat berkemah dengan latar pemandangan Gunung Merapi yang kokoh dan terkadang mengeluarkan asap.

Baca juga: 5 Tempat Wisata Ini Tunjukkan Dahsyatnya Erupsi Merapi

Tempat ini juga merupakan spot camping favorit wisatawan. Para goweser juga gemar beraktivitas di Klangon.

2. Bunker Kaliadem

Bunker Kaliadem yang terletak di Kinahrejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, DIY ini cukup dekat dengan Gunung Merapi. Saking dekatnya, pengunjung bisa menikmati panorama Merapi dengan jelas.

Bunker Kaliadem.TRIBUN JATENG/GALIH PERMADI Bunker Kaliadem.

Bahkan dulunya Bunker Kaliadem yang dibangun sejak era kolonial itu berfungsi sebagai tempat berlindung dari bencana letusan Gunung Merapi.

Baca juga: Erupsi Merapi, Wisata Girpasang di Klaten Tetap Buka

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.