Kompas.com - 17/03/2022, 09:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menabur garam untuk mencegah ular atua hewan melata lainnya mungkin sudah jadi kebiasaan yang dilakukan awam sejak lama.

Hal ini bahkan juga dilakukan oleh Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) saat Presiden Joko Widodo berkemah di kawasan Ibu Kota Nusantara, Senin (14/03/2022).

Lalu, benarkah menabur garam efektif sebagai cara mengusir ular atau mencegahnya datang?

Baca juga: Jokowi Kemah di Titik Nol IKN, Paspampres Lakukan Fogging, Sebar Garam, hingga Siapkan Alat Anti-ular

Ternyata, penaburan garam di sekitar area tenda sama sekali tidak berpengaruh untuk mengusir ular.

Pakar gigitan ular dan toksikologi, Dr dr Tri Maharani MSi SpEM mengatakan, garam tidak berdampak sama sekali terhadap hewan melata ini karena komponen sisik ular yang keras.

"Sisik ular sangat kuat berupa kitin seperti kuku kita, jadi tidak bisa mengabsorbsi bahan seperti garam, belerang, bahan kimia pengepel lantai, kapur barus ataupun ijuk," jelas Tri kepada Kompas.com, Rabu (16/03/2022).

Ia menambahkan, ular biasanya akan mendatangi suatu tempat apabila mengendus bau mangsa di sekitar wilayah tersebut. Adapun beberapa hewan yang kerap menjadi mangsa ular, seperti tikus, katak, unggas, dan ular-ular berukuran kecil.

Baca juga:

Hewan-hewan tersebut sering ditemui pada area lembab yang dikelilingi oleh sampah.

Untuk mengusir ular, maka penting untuk memastikan kawasan sekitar kemah tetap bersih dan bebas dari mangsa-mangsa ular tersebut.

"Jadi untuk mengusir ular, membuat ular tidak masuk ke tempat kita, maka yang dilakukan membersihkan tempat itu dari makanan ular, yaitu tikus, katak, unggas atau pun ular kecil yang lain," ujar Tri.

Ia menekankan pentingnya manajemen sampah yang baik agar tikus dan hewan lainnya tidak berada di sekitar area kemah karena tidak ada sumber makanan.

Beberapa hal lain yang dapat dilakukan untuk mencegah ular ketika berkemah adalah selalu sedia Alat Pelindung Diri (APD) sederhana, seperti sepatu bot, senter di malam hari, topi, dan tongkat kayu guna mengantisipasi kemunculan ular.

"Topi itu untuk jaga-jaga kalau ular dari pohon jatuh, tidak langsung kena kepala. Senter penting sekali saat malam hari, dan tongkat bisa pakai kayu, untuk menyingkirkan ular," ujarnya.

Baca juga:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia untuk Libur Sekolah

Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia untuk Libur Sekolah

Jalan Jalan
DAMRI Layani Rute Cibiru-Leuwipanjang di Jawa Barat, Tiket Rp 6.000

DAMRI Layani Rute Cibiru-Leuwipanjang di Jawa Barat, Tiket Rp 6.000

Travel Update
Taman Arjuno Malang, Wisata yang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Sekitar

Taman Arjuno Malang, Wisata yang Buka Peluang Usaha Bagi Warga Sekitar

Jalan Jalan
4 Cara Pemerintah Atasi Tiket Pesawat Mahal, Ada Diversifikasi Energi

4 Cara Pemerintah Atasi Tiket Pesawat Mahal, Ada Diversifikasi Energi

Travel Update
Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Visa Digital Nomad Masuk Tahap Akhir Pembahasan

Travel Update
10 Wisata Subang untuk Anak dan Keluarga, Pas Buat Libur Sekolah 

10 Wisata Subang untuk Anak dan Keluarga, Pas Buat Libur Sekolah 

Jalan Jalan
Rute ke Bukit Paralayang Watugupit, Spot Sunset Indah di Gunungkidul

Rute ke Bukit Paralayang Watugupit, Spot Sunset Indah di Gunungkidul

Travel Tips
Sandiaga: Storynomics Tourism Indonesia Ada di Film Ngeri-Ngeri Sedap

Sandiaga: Storynomics Tourism Indonesia Ada di Film Ngeri-Ngeri Sedap

Travel Update
Kapan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia? Simak Penjelasannya

Kapan Hari Raya Idul Adha 2022 di Indonesia? Simak Penjelasannya

Travel Update
Gunungkidul Kembangkan Wisata Kebugaran, Tingkatkan Kesehatan Turis

Gunungkidul Kembangkan Wisata Kebugaran, Tingkatkan Kesehatan Turis

Travel Update
5 Wisata Gunungkidul Lantai Dua, Indahnya Alam Perbukitan

5 Wisata Gunungkidul Lantai Dua, Indahnya Alam Perbukitan

Jalan Jalan
Stasiun Kereta Api Terbesar di Asia Beroperasi Lagi Setelah 4 Tahun

Stasiun Kereta Api Terbesar di Asia Beroperasi Lagi Setelah 4 Tahun

Travel Update
Ada Berapa Tanggal Merah Juli 2022? Cek Sebelum Liburan

Ada Berapa Tanggal Merah Juli 2022? Cek Sebelum Liburan

Travel Update
Dusun Semilir Semarang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Aktivitas Wisatanya

Dusun Semilir Semarang: Jam Buka, Harga Tiket, dan Aktivitas Wisatanya

Jalan Jalan
Sandiaga Ajak Wisatawan Beli Produk Lokal Saat Berlibur ke Daerah

Sandiaga Ajak Wisatawan Beli Produk Lokal Saat Berlibur ke Daerah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.