Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/03/2022, 16:05 WIB

KOMPAS.com - Merencanakan tempat menginap adalah salah satu faktor terpenting yang harus diperhatikan saat akan melakukan liburan atau perjalanan.

Senior Manager Corporate Communications Pegipegi, Busyra Oryza, mengungkapkan bahwa mencari akomodasi dengan harga murah juga membutuhkan kiat tertentu.

Ia membagikan rahasia di balik cara untuk mendapatkan penginapan murah dari pengalamannya, dalam sesi Live Instagram Travel Talk yang mengangkat tema "Tips Berburu Tiket Murah" melalui akun @kompas.travel, Rabu (16/3/2022).

Bila ingin memesan hotel atau akomodasi lainnya dengan harga yang cenderung lebih murah, ada beberapa tips yang bisa kamu coba terapkan. Berikut di antaranya:

Baca juga:

1. Waktu terbaik untuk menginap

Menurut Busyra, harga terbaik suatu kamar atau penginapan biasanya ditemukan pada hari Minggu dan Senin.

"Rata-rata hotel di Indonesia kalau hari Minggu atau Senin itu yang relatif lebih murah," jelasnya.

Ia melanjutkan, jika menginap pada hari Minggu atau Senin, biasanya harga kamar menjadi lebih murah sekitar tiga sampai 12 persen dibandingkan harga biasanya.

Sementara itu, ada juga hari menginap dengan harga yang biasanya lebih mahal dibandingkan hari-hari yang lain.

"Nah kalau yang lebih mahal itu biasanya harga kamar hotel pada hari Jumat dan Sabtu," lanjut dia.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Kompas Travel (@kompas.travel)

2. Menginap saat periode low season

Ilustrasi kamar hotelPixabay/Ming Dai Ilustrasi kamar hotel

Sama seperti tiket pesawat, akomodasi juga memiliki periode low dan peak season.

Busyra menjelaskan, low season berarti periode saat masyarakat cenderung tidak bepergian, sehingga suatu tempat menjadi lebih sepi dibandingkan biasanya. 

Jika menginap pada bulan-bulan low season, umumnya kamu akan cenderung mendapatkan harga kamar yang jauh lebih murah. Hal ini karena pihak akomodasi juga berusaha menarik minat atau perhatian akibat sepinya pengunjung. 

"Kalau sekarang ini, low season itu misalnya bulan Februari, Maret juga masih termasuk. Biasanya bisa lebih murah lima sampai 20 persen," terangnya.

Baca juga:

Namun, menurut Busyra, periode low season akomodasi juga memiliki kelemahan. Umumnya, periode low season ada karena menyesuaikan dengan cuaca.

"Tapi ini ada kontranya juga ya. Biasanya kalau low season itu juga dipengaruhi cuaca. Jadi misalnya traveling atau pergi ke suatu daerah, cuacanya lagi mendung dan sering hujan," kata Busyra.

Artinya, kendati murah, tamu hotel mungkin kurang leluasa berlibur atau bepergian karena cuaca kurang mendukung. Namun, menurutnya hal ini tetap bisa diantisipasi.

"Tapi itu bisa diantisipasi, yang penting atur waktunya saja," ungkapnya.

3. Bergabung dengan loyalty program

Ilustrasi hotel karantina.SHUTTERSTOCK/Kanyapak Lim Ilustrasi hotel karantina.

Selanjutnya, menurut Busyra, cara lainnya untuk mendapatkan harga akomodasi yang lebih murah adalah bergabung dengan loyalty program.

Ia mengatakan, jika seseorang bergabung atau membuat akun dalam suatu aplikasi online travel agent, ada kemungkinan untuk mendapatkan potongan harga yang lebih murah.

"Kalau di Pegipegi sendiri, masuk sebagai member (anggota) itu bisa dapat harga yang lebih murah, bisa sampai 10 persen. Menjadi member artinya membuat akun ya, log in begitu," pungkas Busyra.

Baca juga: 15 Hotel Dekat Stasiun Bandung, Harga di Bawah Rp 600.000 Per Malam

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+