Kompas.com - 22/03/2022, 19:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sedang membahas wacana untuk kembali memperbolehkan mudik lebaran pada Hari Raya Idul Fitri 2022.

Keputusan memang belum resmi diketok, namun pemerintah membuka peluang untuk tidak menerapkan larangan mudik tahun ini.

Baca juga:

Menurut informasi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno,
mudik akan diperbolehkan apabila memenuhi syarat vaksinasi minimal dosis kedua, maupun dosis booster (penguat).

"Pelaksanaan mudik lebaran, sekarang masih dibahas tapi disyaratkan vaksinasi lengkap dan jika divaksinasi lengkap tidak perlu melaksanakan PCR, dan seandainya sudah ter-booster tidak perlu melakukan tes," jelas Sandiaga dalam sesi Weekly Press Briefing secara virtual, Senin (21/03/2022).

Sejalan dengan ini, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy juga mengungkapkan bahwa pemerintah memang belum melakukan pembahasan penerapan larangan mudik lebaran 2022.

Namun, pemerintah membuka peluang untuk memperbolehkan mudik dengan vaksinasi sebagai syarat.

"Pemerintah membuka peluang larangan mudik Lebaran tidak diberlakukan pada tahun ini. Pelaksanaan mudik akan mensyaratkan masyarakat yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis kedua dan vaksin booster," tuturnya, mengutip Kompas.com, Selasa (22/03/2022).

Baca juga:

Selain mengenai libur lebaran, Sandiaga juga menyebut aturanmengenai pelaksanaan ibadah selama bulan Ramadhan.

Ia menyampaikan, selama bulan Ramadhan masyarakat dapat melakukan ibadah dengan bebas selama tetap menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan sudah mendapatkan vaksin, baik dua dosis lengkap maupun booster.

Selain itu, akan ada pula penyesuaian dengan level kepadatan tempat ibadah masing-masing.

"Ini berarti terawih bisa kembali kita giatkan dan juga kegiatan buka bersama dengan prokes ketat dan disiplin," pungkas Sandiaga.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Sumber Kompas.com
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.