Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 22/03/2022, 20:02 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, DI Yogyakarta, tidak melarang warga menggelar tradisi padusan atau mandi besar sehari menjelang puasa di kawasan pantai.

Sebab, jika dilarang dikhawatirkan malah akan mengganggu perekonomian dan berdampak bagi sektor pariwisata.

Baca juga:

Adapun padusan, seperti dikutip dari Kompas.com(09/04/2021) adalah tradisi Jawa dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan yang mempunyai makna mensucikan jiwa dan raga saat memasuki Bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

"Penting tetap prokes saja. Kalau larangan nanti konteks dampak sosial, saya pikir kita saling komunikasi saja," kata Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto usai menghadiri HUT ke-72 Satpol PP dan HUT ke-60 SAR Satlinmas di Taman Budaya Gunungkidul, Selasa (22/03/2022).

Heri mengatakan, padusan merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat yang menurutnya harus dijaga dan dilestarikan.

Ia khawatir, melarang padusan justru akan berdampak buruk terhadap pariwisata. Sebab, salah satu lokasi paling banyak dikunjungi untuk padusan adalah kawasan Pantai Selatan Gunungkidul.

"Kami tidak akan terlalu ketat karena sektor ekonomi dan sektor kesehatan saat ini harus tetap bergerak beriringan. Untuk itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga protokol kesehatan," kata Heri.

Kawasan Pantai Baron, Gunungkidul.KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO Kawasan Pantai Baron, Gunungkidul.

Sementara Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul Marjono mengaku siap mengamankan wisatawan yang akan berkunjung ke kawasan wisata Pantai.

"Kami selalu siaga, hanya saja kami mengimbau agar wisatawan mematuhi arahan dari petugas SAR untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan," kata Marjono.

Baca juga:

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+