Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/03/2022, 10:14 WIB

 

KOMPAS.com - Kebijakan bebas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia sudah resmi diperluas, dan negara dalam daftar Visa on Arrival (VoA) khusus wisata juga ditambah.

Kebijakan bebas karantina kini diterapkan di seluruh Indonesia. Sementara, terdapat 42 negara yang mendapatkan kemudahan Visa on Arrival.

Baca juga: Bebas Karantina Berlaku di Seluruh Indonesia, PPLN Hanya Perlu Tes PCR

Menurut Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran, kebijakan ini adalah kabar gembira bagi industri pariwisata, khususnya hotel dan restoran.

"Tentu ini akan berpotensi meningkatkan kembali kunjungan wisatawan ke nusantara, terutama Jakarta dan kota-kota besar lainnya," ujar Yusran saat dihubungi Kompas.com, Rabu (23/03/2022).

Ia mengatakan, sejauh pengamatannya, pemerintah sudah cukup berhasil menangani antisipasi lonjakan kasus, berdasarkan data uji coba bebas karantina di beberapa daerah yang sebelumnya sudah lebih dulu diterapkan, yakni Bali, Batam dan Bintan.

"Tentu pembelajaran dari tiga destinasi tersebut bisa jadi indikator atau template untuk daerah lain," tambahnya.

Kendati demikian, Maulana menegaskan bahwa dengan pandemi Covid-19 yang masih terjadi, tetap diperlukan ada pengawasan secara disiplin. Hal inilah yang menjadi tantangan bagi industri pariwisata lokal. 

"Memang ada challenge di situ, terutama penerapan prokes (protokol kesehatan) biar tidak terjadi lonjakan," ujarnya.

Baca juga:

Masyarakat diharapkan lebih sadar diri dan patuh

Selain pengawasan yang lebih disiplin, Yusran mengatakan bahwa kepatuhan terhadap protokol kesehatan harus ditanamkan secara sadar dari diri setiap masyarakat.

"Karena sudah tidak ada PCR, antigen, dan lain-lain tentu euphoria tidak bisa dihindari, seiring dengan negara-negara lain yang melonggarkan kebijakan, jadi ini yang harus diperhatikan masyarakat," kata dia.

Ilustrasi staf hotelShutterstock/Hedgehog94 Ilustrasi staf hotel

PHRI juga telah menyiapkan sejumlah antisipasi.

Yusran menyebutkan, hotel-hotel dan restoran anggota dari PHRI akan terus mengutamakan sisi hygiene (kebersihan) dan kesehatan.

Baca juga:

Di samping itu, menurutnya, industri pariwisata terutama hotel dan restoran pada dasarnya sudah memberlakukan standar kebersihan sejak sebelum pandemi Covid-19.

"Sebagai bagian dari perizinan, sebelumnya juga sudah kami terapkan (standar kebersihan dan kesehatan). Nah, yang jadi challenge itu menertibkan kepada tamu atau pengunjung," jelasnya.

Ia menyarankan, salah satu hal yang bisa dilakukan adalah sebaiknya setiap tempat pariwisata dapat memiliki tim khusus yang mengawasi penggunaan protokol kesehatan.

Untuk selanjutnya akan dikembalikan kepada masyarakat untuk sadar diri dengan menjaga kesehatannya masing-masing. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+