Kompas.com - 26/03/2022, 15:09 WIB

KOMPAS.com - Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. Tak heran, banyak masjid ditemukan di Tanah Air.

Dari sekian banyak masjid tersebut, beberapa diantaranya memiliki desain bangunan yang unik. Tak hanya menjadi tempat ibadah, arsitektur yang unik itu menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Baca juga: 6 Fakta Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Terbesar di Asia Tenggara

Berikut 15 masjid unik Indonesia yang tersebar di berbagai kota:

1. Masjid Istiqlal, Jakarta

Semua umat muslim di Indonesia tentunya mengenal Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Salah satu destinasi wisata religi terpopuler di Indonesia itu, merupakan salah satu situs cagar budaya yang terdaftar di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Menariknya, arsitektur Masjid Istiqlal ternyata non-muslim yaitu Friedrich Silaban, seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (22/02/2021). Friedrich adalah seorang Kristen Protestan sementara ayahnya adalah seorang pendeta.

Protokol kesehatan di Masjid Istiqlal telah diperlonggar menjelang bulan Ramadhan seiring menurunnya persebaran Covid-19 di Jakarta.kompas.com/REZA AGUSTIAN Protokol kesehatan di Masjid Istiqlal telah diperlonggar menjelang bulan Ramadhan seiring menurunnya persebaran Covid-19 di Jakarta.

Friedrich memasukkan banyak simbol yang berkaitan dengan Islam dan kemerdekaan Indonesia pada desain Masjid Istiqlal.

Kubah masjid, misalnya, berdiameter 45 meter yang melambangkan tahun kemerdekaan Indonesia yakni 1945. Selain itu, ada ayat kursi yang melingkari kubah tersebut.

Masjid Istiqlal ditopang 12 tiang, sesuai tanggal kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 12 Rabiul Awal 1961.

Baca juga: Masjid Raya Sumatera Barat Menang Penghargaan Internasional

Lalu, total ada lima lantai di Masjid Istiqlal yang melambangkan lima rukun Islam, jumlah salat wajib dalam sehari, dan jumlah sila dalam Pancasila.

Kemudian, terdapat menara setinggi 6.666 sentimeter di bagian luar masjid. Angka itu merupakan keseluruhan jumlah ayat dalam Al Quran.

2. Masjid Kubah Emas, Depok

Masjid Kubah Emas memiliki nama asli Masjid Dian Al-Mahri yang diambil dari nama pendirinya. Tak hanya tempat ibadah, Masjid Kubah Emas menjadi destinasi wisata religi bagi sejumlah umat muslim.

Mengutip Kompas.com (7/5/2021), masjid ini memiliki luas hampir 8.000 meter persegi di atas lahan seluas 70 hektar, sehingga menjadi masjid terluas di Jabodetabek.

Arsitektur masjid, seperti kebanyakan masjid di Indonesia zaman sekarang, merujuk pada arsitektur masjid-masjid di Timur Tengah.

Masjid Kubah Emas di Cinere, Limo, Depok, Jumat (29/3/2019).KOMPAS.com /CYNTHIA LOVA Masjid Kubah Emas di Cinere, Limo, Depok, Jumat (29/3/2019).

Ada lima kubah besar dan empat kubah kecil yang berdiri megah di atap masjid ini. Sesuai namanya, kubah-kubah itu dilapisi emas 24 karat setebal dua hingga tiga milimeter.

Selain di kubah, lapisan emas juga ditemukan pada relief di atas podium imam, dekorasi langit-langit masjid, dan mahkota pilar masjid.

Arsitektur Masjid Kubah Emas juga merepresentasikan filosofi Islam. Sebut saja, kubah yang berjumlah lima melambangkan rukun Islam, sedangkan enam menara menyimbolkan rukun iman.

Baca juga: 10 Masjid Terindah di Dunia yang Wajib Dikunjungi

Semua pintu di masjid berjumlah 17 yang mewakili jumlah rakaat pada shalat rawatib umat Islam. Selain itu, terdapat 33 jendela dimana terdapat tiga nama Allah (asmaul husna) pada setiap jendela, jadi totalnya ada 99 asmaul husna.

Masjid yang mampu menampung hingga 8.000 orang jemaah itu disokong oleh pilar-pilar berbahan batu granit.

3. Masjid Menara Kudus

Masjid ikonik ini memiliki nama resmi yakni Masjid Al-Aqsa Menarat Qudus. Mengutip situs Menara Kudus, masjid ini dibangun oleh Ja’far Shadiq, atau yang lebih dikenal dengan nama Sunan Kudus.

Berdasarkan informasi dari prasasti di atas mihrab masjid ini dibangun pada 956 hijriah, bertepatan dengan 1549 masehi sehingga usianya 473 tahun.

Masjid Menara Kudus, contoh bukti akulturasi budaya pra-Islam dan budaya Islam di Indonesia.Kemdikbud Masjid Menara Kudus, contoh bukti akulturasi budaya pra-Islam dan budaya Islam di Indonesia.

Bangunan ikonik dari masjid ini adalah bagian menara yang berada di halaman depan masjid. Menara ini terdiri atas dua bagiah, yakni bagian bawah yang disusun dari batu bata dan bagian atas berupa pavilium menyerupai pendopo menggunakan rangka kayu.

Material yang digunakan untuk bangunan menara ini bata merah seluas 100 meter persegi dan tinggi 18 meter. Di bagian bawah menara terdapat ukiran-ukiran dengan berbagai motif.

Baca juga: Desa Margorejo, Penghasil Durian di Kudus yang Kini Jadi Desa Wisata

Sedangkan di bagian atap menara tergantung sebuah bedug yang menghadap ke utara-selatan. Pintu gerbang Masjid Menara Kudus ini juga menggunakan bata merah menyerupai bangunan candi.

4. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Selain tempat ibadah, Masjid Raya Baiturrahman menjadi sebuah ikon pariwisata terkenal di Banda Aceh. Bangunan ini juga menjadi saksi musibah gempa berkekuatan 9 skala richter yang diikuti dengan gelombang tsunami setinggi 20 meter pada 26 Desember 2004.

Mengutip situs Indonesia.go.id, pemerintah melakukan pemugaran Masjid Raya Baiturrahman, Aceh setelah diterjang tsunami.

Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda Kerajaan Aceh.Kemdikbud Masjid Raya Baiturrahman di Banda Aceh dibangun pada masa kepemimpinan Sultan Iskandar Muda Kerajaan Aceh.

Halaman depan masjid yang semula berupa hamparan rumput berganti rupa menjadi marmer putih. Namun, hamparan rumput tetap dipertahankan mengelilingi kolam di tengah halaman masjid.

Keindahan kolam masjid bertambah dengan air mancur di tengahnya. Pada halaman itu, terdapat 12 payung raksasa, masing-masing enam di sisi selatan dan enam lainnya di utara.

Baca juga: Wisata ke Taman Sari Yogyakarta, Masjid Bawah Tanah Masih Tutup

Saat dikembangkan, bentangan payung mencapai 14 meter sehingga menjadi kanopi raksasa. Bangunan masjid didominasi warna putih.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.