Penonton MotoGP Mandalika Menginap di Sarhunta, Rata-rata hingga 8 Malam

Kompas.com - 29/03/2022, 14:05 WIB

 

KOMPAS.com - Sejumlah penonton MotoGP Mandalika 2022 menginap di sarana hunian pariwisata (sarhunta) pada 18-20 Maret 2022, rata-rata mereka menghabiskan 1-8 malam.

Hasil tersebut mengacu dari survei kepuasan penghuni sarhunta yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), terutama sarhunta yang telah terverifikasi Indonesia Care.

Kemenparekraf menyatakan bahwa 50 persen tamu yang menginap di sarhunta pada masa pelaksanaan gelaran MotoGP Mandalika, atau Pertamina Grand Prix of Indonesia, adalah penonton ajang balap motor tersebut. 

"50 persen tamu yang menginap di sarhunta pada masa pelaksanaan MotoGP adalah penonton MotoGP," kata Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf Nia Niscaya, saat Weekly Press Briefing virtual, Senin (28/3/2022).

Lebih lanjut, penonton MotoGP Mandalika rata-rata menghabiskan waktu menginap di sarhunta selama satu sampai delapan malam, mulai dari 15 hingga 23 Maret 2022.

Baca juga:

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, sedang meninjau kesiapan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Gili Trameno, Nusa Tenggara Barat.DOK KEMENTERIAN PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, sedang meninjau kesiapan Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) di Gili Trameno, Nusa Tenggara Barat.

Selain itu, durasi tamu yang menginap di sarhunta juga dibagi menjadi dua kategori lain.

Tamu dengan tujuan liburan menghabiskan satu sampai tujuh malam di sarhunta, pada 15 sampai 22 Maret.

Sementara itu, tamu dengan tujuan bekerja bisa menghabiskan satu sampai 23 malam, pada 1 hingga 31 Maret.

Dengan durasi menginap para tamu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memperkirakan, total pemasukan pemilik sarhunta mencapai Rp 1,029 miliar.

Dalam pernyataan tertulis, Menparekraf menyebutkan bahwa angka tersebut berasal dari 300 unit sarhunta dengan biaya sewa mulai dari Rp 225.000 hingga Rp 1 juta per malam, selama periode 1-31 Maret 2022.

"Tamu yang melakukan pemesanan penginapan melalui travel sebanyak 17,6 persen sedangkan lainnya memesan langsung ke pemilik," Nia Niscaya menambahkan. 

Ia melanjutkan, wisatawan yang menginap di sarhunta terbanyak berasal dari Jakarta, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali.

Baca juga: 12 Wisata Lombok NTB Selain Pantai, Ada Goa dan Bukit

Tamu yang puas dengan layanan sarhunta rata-rata di atas 50 persen

Salah satu rumah yang menjadi sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Ditjen Perumahan Kementrian PUPR Salah satu rumah yang menjadi sarana hunian pariwisata (sarhunta) di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Dalam survei kepuasan penghuni sarhunta, secara umum para tamu juga merasa puas di sejumlah faktor.

"Dari dimensi kebersihan umumnya tamu merasa puas, bahkan lebih dari 55 persen menyatakan sangat puas," jelas Nia.

Ia melanjutkan, dari faktor CHSE (Clean, Health, Safety & Environmental Sustainability) lainnya, salah satunya dimensi kesehatan, tamu merasa puas dengan penerapan protokol kesehatan dan ketersediaan fasilitas sarhunta yang dianggap memadai.

Di dimensi keselamatan, umumnya tamu juga merasa puas dengan tingkat keamanan di dalam kamar, lebih dari 55,9 persen merasa sangat puas.

Sama halnya dengan dimensi kelestarian lingkungan, Nia mengatakan bahwa tamu merasa puas akan ketersediaan sanitasi dan tempat sampah, dengan angka lebih dari 50 persen.

Baca juga:

Berdasarkan survey ini, diperoleh beberapa rekomendasi. Dalam keterangan tertulis Kemenparekraf, di antaranya perlunya mengedukasi pemilik sarhunta untuk meningkatkan kualitas homestay secara mandiri, memberi pemahaman tidak harus meninggalkan mata pencaharian sebelumnya, dan menggunakan alat komunikasi sekaligus sebagai alat promosi. 

"Dengan tingkat kepuasan mereka,  berarti kualitas homestay ini bisa menjadi bahan dasar acuan kami untuk membangun sarana hunian pariwisata selanjutnya," pungkas Sandiaga. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo Jangan Cuma Ditunda, Harus Dibahas Ulang

Travel Update
Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Meski Ditunda, Pelaku Wisata di Labuan Bajo Tetap Tolak Kenaikan Tarif Masuk TN Komodo

Travel Update
Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Istana Potala di Tibet Ditutup Akibat Pandemi Covid-19

Travel Update
5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

5 Kegiatan Wisata Baru di Australia, Terbang di Atas Danau Eyre

Jalan Jalan
Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Naik Kereta Zombie di Jakarta: Harga, Jadwal, dan Cara Pesan Tiket

Travel Tips
Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Pulau Paskah Buka Lagi Kunjungan Wisata Setelah Tutup 2 Tahun

Travel Update
Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Bali Jadi Tuan Rumah Puncak World Tourism Day 2022 Bulan September

Travel Update
Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Tempat Wisata Pecinan Kya-kya di Kota Surabaya Akan Dibuka

Travel Update
Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Syarat Melihat Ikan Mola-mola di Nusa Penida Bali, Jangan Sentuh

Travel Tips
Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Festival Golo Koe di Labuan Bajo, Tampilkan Keunggulan Kopi Colol

Travel Update
Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Festival Kuliner dan Budaya Minangkabau Digelar di Bekasi Akhir Agustus 2022

Travel Update
Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Rekomendasi 10 Destinasi Wisata di Trenggalek yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Liburan 2 Hari 1 Malam ke Sumatera Barat, Ini Total Biayanya

Travel Tips
5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

5 Wisata Jakarta dan Sekitarnya dengan Promo Spesial 17 Agustus

Travel Promo
Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Lumba-lumba Muncul di Pantai Tiga Warna Malang, Dianggap Kejadian Langka

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.