Kompas.com - 31/03/2022, 17:31 WIB

KOMPAS.com -Setibanya di pintu kedatangan internasional, turis asing wajib melakukan tes PCR sebelum melanjutkan aktivitasnya di Indonesia.

Maka dari itu, guna mencegah terjadinya penumpukan, calon peserta tes swab RT-PCR di Terminal Kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memberi kemudahan lewat pendaftaran secara online.

Bagi turis asing yang akan berkunjung ke Bali, bisa mendaftarkan diri terlebih dulu untuk melakukan tes swab RT PCR, sekaligus asuransi Jagawisata melalui situs https://balitourismhospitality.com/.

Baca juga: Sandiaga dan Dubes RI untuk Laos Bahas Paket Wisata Bali-Luang Prabang

Adapun situs ini hadir sebagai bentuk dukungan pelonggaran aturan bagi turis asing yang masuk ke Bali.

Nantinya di menu Entry Covid-19 Test, turis asing akan mengisi beberapa data, termasuk kota kedatangan, rumah sakit/klinik/laboratorium, jenis tes Covid-19 yang akan diambil, tanggal kedatangan, dan nomor penerbangan.

Namun, sejauh ini, berdasarkan pengamatan Kompas.com, wilayah yang tersedia masih di Badung saja, tepatnya Rumah Sakit Umum (RSU) Bali Jimbaran.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali beroperasi setalah ditutup selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi. Humas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali kembali beroperasi setalah ditutup selama 24 jam saat Hari Raya Nyepi.

Adapun jarak RSU tersebut dari bandara ialah sejauh 7,3 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 14 menit. Sementara, untuk jenis tes Covid-19 yang disediakan masih hanya PCR dengan masa berlaku hingga tiga hari.

Dalam situs juga menyediakan QR Code yang mempermudah pembayaran tes swab RT-PCR dan asuransi Jagawisata bagi turis asing yang telah mendaftar.

Baca juga:

"Dengan mendaftarkan diri secara online, para penumpang bisa langsung mendapatkan treatment swab RT PCR di Terminal Kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai," kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan resmi yang Kompas.com terima, Selasa (29/3/2022).

Sandiaga menjelaskan situs https://balitourismhospitality.com/ adalah hasil kolaborasi Kemenparekraf dengan Pemerintah Provinsi Bali dan Bali Tourism Board.

"Ini adalah bentuk inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang diimplementasikan oleh Kemenparekraf bersama stakeholder terkait untuk menyambut ekonomi baru yang mengedepankan digitalisasi dan membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.