Kompas.com - 01/04/2022, 12:28 WIB

KOMPAS.com - Sebuah instalasi ruang baru imajinasi bernama ImersifA diresmikan oleh Museum Nasional di Jakarta, Kamis (31/03/2022).

Instalasi permanen video mapping ini memanfaatkan teknologi imersif untuk mengajak masyarakat berimajinasi melalui sejarah.

Baca juga: Menjajal ImersifA, Instalasi Interaktif Baru di Museum Nasional

Dalam peluncuran perdana Ruang ImersifA, Direktur Jenderal Kebudayaan Hilmar Farid mengatakan, instalasi tersebut merupakan salah satu upaya mendekatkan museum kepada publik.

"Yang penting dalam pameran ImersifA ini adalah pengalamannya."

"Pengunjung bisa merasakan secara visual, audio, dan segala macam tentang sejarah. Menikmati sajian yang bersifat audio visual, sekaligus dapat informasi," kata Hilmar, Kamis.

Baca juga: 8 Museum di Jakarta untuk Dikunjungi Saat Ngabuburit

Ia berharap, Ruang ImersifA dapat memberikan pengalaman dan informasi baru bagi pengunjung yang ingin mengenal sejarah Indonesia.

"Tidak hanya sekedar menghadirkan koleksi, tapi dengan cara yang sangat personal. ImersifA diharapkan bisa memberikan makna sesuai pengalaman masing-masing pengunjung," tambah dia. 

Senada, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Museum Nasional Sri Hartini menyebutkan keinginannya agar instalasi ImersifA bisa memberikan pengalaman interaktif.

"Harapannya agar tidak hanya milenial dan anak-anak, orangtua juga butuh hiburan seperti ini. Yang penting bagaimana bisa memberikan energi setelah melihat pameran, karena edukasi bahkan masa lalu jadi inovasi, kreatifitas pun muncul," ujar Sri.

Baca juga: Museum Sumpah Pemuda Sudah Buka, Simak Rute dan Harga Tiketnya

Konten sejarah kehidupan dari masa ke masa

Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).KOMPAS.com/FAQIHAH MUHARROROH ITSNAINI Suasana Instalasi ImersifA, Ruang Baru Imajinasi di Museum Nasional, Kamis (31/3/2022).

Sri menjelaskan, Ruang ImersifA yang berada di Gedung A Museum Nasional ini didukung dengan kurang lebih 20 proyektor dari Panasonic yang mengusung konsep 360 derajat.

Dengan kapasitas 30 pengunjung per sesi, video yang disajikan berdurasi selama 30 menit.

Baca juga:

Adapun konten yang ditampilkan meliputi sejarah Nusantara dalam konsep alam, masyarakat, dan budaya dari masa ke masa.

Oleh karena itu, pengunjung dapat menyaksikan kehidupan dari zaman pra sejarah yang terdiri dari berbagai candi, cerita Ganesha, hingga manusia purba.

Kemudian, menuju suasana zaman modern yang menampilkan kendaraan, hingga robot-robot canggih. 

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.