Kompas.com - 04/04/2022, 12:01 WIB
Kendaraan pemudik dengan sepeda motor melintas pada puncak arus balik di jalan nasional Medan-Aceh kawasan Lhokseumawe, Aceh, Minggu (9/6/2019). Puncak arus balik Lebaran 2019 Aceh terjadi pada H+5 menyusul volume kendaraan yang melintas didominasi pemudik.(ANTARA FOTO/RAHMAD) KOMPAS.com/GilangKendaraan pemudik dengan sepeda motor melintas pada puncak arus balik di jalan nasional Medan-Aceh kawasan Lhokseumawe, Aceh, Minggu (9/6/2019). Puncak arus balik Lebaran 2019 Aceh terjadi pada H+5 menyusul volume kendaraan yang melintas didominasi pemudik.(ANTARA FOTO/RAHMAD)

KOMPAS.com – Memasuki bulan Ramadhan, banyak masyarakat Indonesia yang mulai mempersiapkan mudik Lebaran ke  kampung halaman. 

Ada yang sudah memesan tiket transportasi umum, ada juga yang memilih naik kendaraan pribadi seperti motor.

Melakukan perjalanan jarak jauh memakai motor, bukan suatu hal yang menyenangkan, apalagi jika berbicara soal bahan bakar atau bensin yang dibutuhkan, bisa saja menguras kocek. 

Baca juga: 6 Tips Wisata Naik Motor Jarak Jauh, Jangan Begadang

Menurut Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg (YIMM), pengeluran selama perjalanan akan makin kecil jika pengendara bisa menghenat bahan bakar. 

Oleh karena itu, ada baiknya mencari tahu lebih dulu soal tips naik motor agar penggunaan bahan bakar tetap irit selama perjalanan.

Diketahui bahwa kebutuhan bahan bakar untuk motor juga tergantung dari beberapa hal seperti kondisi motor, pengoperasian motor, dan pemanfaat fitur yang ada.

Baca juga: Tips Naik Motor Matik di Jalanan Pegunungan, Perhatikan Hal Ini

Berikut adalah sejumlah tips dalam mengirit bahan bakar kmotor yang bisa diaplikasikan saat berkendara dari Yamaha, dikutip dari Kompas.com (7/6/2021):

1. Cek kondisi motor, tekanan angin dan filter udara

Sebelum berkendara dengan motor, hal penting yang harus dipersiapkan adalah kondisi kendaraan. 

Apalagi jika akan menempuh perjalanan jarak jauh, pastikan bahwa keadaan motor dalam kondisi yang baik dan tak ada kerusakan. 

Ilustrasi mengecek tekanan udara ban motorDok. Yamaha Ilustrasi mengecek tekanan udara ban motor

Selalu cek tekanan, apakah dalam kondisi normal atau tidak, karena jika kekurangan angin tarikan motor akan berat. 

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.