Kompas.com - 14/04/2022, 22:09 WIB

KOMPAS.com - Jepang lagi-lagi memiliki tempat yang tidak biasa. Sebuah kafe unik di Jepang diperuntukkan bagi penulis atau penerjemah, terutama yang dikejar deadline (batas waktu) dan ingin menyelesaikan pekerjaan mereka sesuai jadwal. 

Menulis merupakan salah satu kegiatan yang membutuhkan proses kreatif. Maka, mungkin ada penulis yang jenuh jika terus-menerus berada di tempat kerja atau kantor yang pengap. 

Oleh sebab itu, tidak sedikit dari mereka memilih menyelesaikan tugas di tempat lain, salah satunya kafe. Namun, ada sejumlah kafe yang tidak dirancang menjadi tempat kerja. 

Terkait hal itu, Negeri Sakura menawarkan solusi berupa kafe khusus penulis atau penerjemah yang ingin bekerja secara fokus dan produktif.

Baca juga: Hotel Bertema Toy Story Dibuka di Jepang, Bisa Bertemu Buzz Lightyear

Nama tempatnya adalah Manuscript Writing Cafe, yang baru saja dibuka minggu lalu di Koenji, Tokyo.

Dilansir dari SoraNews24, Kamis (14/4/2022), Manuscript Writing Cafe atau Genko Shippitsu Cafe dalam bahasa Jepang, merupakan tempat khusus bagi penulis yang bertekad kuat. 

Manuscript Writing Cafe di JepangTwitter/@TakuyaKawai Manuscript Writing Cafe di Jepang

Pasalnya, sebelum duduk, pengunjung harus memberi tahu staf tentang jenis tulisan yang akan dikerjakan, misalnya menulis novel, artikel, atau naskah. 

Kafe ini juga menerima profesi lainnya, di antaranya penerjemah, editor, korektor, dan orang-orang yang mengerjakan storyboard (rangkaian sketsa gambar) manga.

Selain itu, pengunjung harus menyertakan tujuan atau target penulisan pada hari itu. Antara lain jumlah kata yang ditulis, jumlah halaman yang diterjemahkan, dan jumlah dokumen yang diedit.

Setelah menyertakan informasi tersebut secara tertulis, pengunjung baru diizinkan untuk duduk.

Baca juga:

Tempatnya sendiri dilengkapi sejumlah fasilitas seperti stop kontak, pengisi daya cepat, dan WiFi.

Kemudian, setiap satu jam sekali, seorang staf akan datang untuk memeriksa apakah pengunjung telah membuat kemajuan dari target yang sebelumnya dibuat. Bahkan, pengunjung dapat meminta staf untuk memberikan peringatan verbal dengan tingkatan tertentu.

Hanya orang-orang dengan tenggat waktu (deadline) yang bisa masuk ke Manuscript Writing Cafe!" tulis Takuya Kawai, pemilik kafe tersebut, melalui akun Twitter miliknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.