Kompas.com - 16/04/2022, 22:04 WIB
Ilustrasi pesawat, ilustrasi penerbangan. SHUTTERSTOCK/SkycolorsIlustrasi pesawat, ilustrasi penerbangan.

KOMPAS.com - Naik pesawat bisa menjadi kegiatan yang menakutkan bagi beberapa orang. 

Dilansir dari Kompas.com, Minggu (10/1/2021), ada sejumlah penyebab dari rasa takut akan terbang. Di antaranya pengalaman buruk ketika naik pesawat, kecemasan, dan turbulensi.

Konsultan Penerbangan Briscoe Group, Richard Gonzales, menjelaskan bahwa arti sederhana dari turbulensi adalah rough air, atau pergerakan udara yang tidak teratur dalam penerbangan.

Baca juga:

Adapun penyebab turbulensi juga bergantung terhadap sejumlah faktor, mulai dari suhu, arah tiupan angin, hingga ada sesuatu yang mengganggu aliran udara, dikutip dari Reader's Digest.

Bila kamu takut akan adanya turbulensi selama naik pesawat, kamu bisa mencoba memilih penerbangan pada waktu tertentu guna meminimalisasi turbulensi tersebut.

Baca juga: 9 Tips Atasi Cemas Saat Turbulensi Pesawat, Atur Napas dan Meditasi

Pilih penerbangan pagi jika takut naik pesawat

Pemandangan indah menjadi salah satu alasan mengapa banyak penumpang lebih suka kursi pesawat dekat jendela.SHUTTERSTOCK/SIPPAKORN Pemandangan indah menjadi salah satu alasan mengapa banyak penumpang lebih suka kursi pesawat dekat jendela.

Jika kamu takut naik pesawat, namun harus melakukannya, kamu dianjurkan memilih jadwal penerbangan pagi.

Hal ini lantaran udara berubah sepanjang hari, serta penerbangan bisa terasa lebih kasar pada sore hari akibat udara yang hangat. 

Selain itu, kemungkinan terjadinya badai petir akan lebih besar pada sore hari ketimbang pagi hari. 

"Jika Anda takut terbang, pesan penerbangan pagi hari. Pemanasan yang terjadi di darat kemudian bisa menyebabkan udara yang lebih tidak teratur (bumpy air)," kata seorang pilot, Jerry Johnson, dilansir dari The Sun.

Baca juga:

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.