Kompas.com - 17/04/2022, 21:04 WIB

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Berkunjung ke destinasi wisata bisa menjadi pilihan mengisi waktu libur lebaran bagi warga Bantul dan sekitarnya, atau masyarakat yang berencana mudik ke kawasan tersebut.

Sebab, Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, memperbolehkan destinasi wisata menggelar atraksi selama libur lebaran secara mandiri.

Baca juga: 7 Wisata Alam Bantul dengan Panorama yang Indah

Meski demikian, Dinas Pariwisata tidak menggelar atraksi karena keterbatasan anggaran anggaran.

Kasi Promosi dan Informasi Dispar Bantul Markus Purnomo Adi menyampaikan, tahun ini pihak dinas tidak menganggarkan atraksi wisata karena sebelumnya belum ada kepastian soal mudik lebaran.

"Atraksi wisata di destinasi wisata dicoret. Karena kami tidak tahu kalau kasus Covid-19 bakal melandai dan mudik dibolehkan," kata Ipung panggilan akrab Markus saat dihubungi wartawan, Minggu (17/04/2022).

Meski tak ada anggaran khusus, namun pihak dinas tak melarang destinasi wisata jika ingin menggelar atraksi hiburan selama libur lebaran.

Sebab, kata dia, atraksi wisata di obyek-obyek wisata akan menjadi magnet kunjungan wisatawan.

"Kalau pengelola destinasi wisata akan mengadakan atraksi wisata secara mandiri tidak masalah dan kami sama sekali tidak melarang," kata Ipung.

Baca juga:

Salah satu ornamen untuk spot foto di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.Kompas.com/Anggara Wikan Prasetya Salah satu ornamen untuk spot foto di Hutan Pinus Pengger, Yogyakarta.

Meski diperbolehkan menggelar atraksi, namun Markus berpesan agar pengelola tetap bisa mengedepankan protokol kesehatan.

"Jika menggelar atraksi tetap mengedepankan protokol kesehatan," kata dia.

Baca juga:

Sementara itu, pengelola Puncak Sosok Rudi Harianto mengatakan, pihaknya bersiap menyambut kunjungan wisatawan selama libur lebaran.

Beberapa program telah disiapkan, seperti hiburan melalui pertunjukan musik akustik, penataan stand kuliner, perbaikan tempat parkir, dan penambahan personel agarwisatawan nyaman saat berkunjung.

Namun, ia mengatakan pihaknya belum berani menggelar acara besar saat libur lebaran karena khawatir terkendala perizinan.

"Kalau menggelar acara besar selama libur lebaran belum berani karena belum diizinkan oleh satgas," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.