Kompas.com - 20/04/2022, 22:39 WIB

KOMPAS.com - Masyarakat yang hendak mudik Lebaran 2022 dianjurkan untuk memilih tanggal dan waktu terbaik untuk memulai perjalanan, demi menghindari kemacetan panjang.

Pasalnya, berkat kondisi pandemi yang relatif terkendali dan aturan perjalanan yang lebih longgar, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan meningkat signifikan.

Dilansir dari Kompas.com, Selasa (19/4/2022), hasil survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menunjukkan, akan ada 23 juta mobil dan 17 juta sepeda motor yang digunakan pemudik tahun ini.

Oleh karena itu, pemudik dengan kendaraan pribadi sebaiknya memilih waktu yang tepat agar tidak terjebak kemacetan saat pergi mudik.

Baca juga:

Lantas, bagaimana cara mencari kapan waktu yang tepat untuk mudik?

Waktu melakukan perjalanan mudik yang tepat

Ilustrasi kepadatan kendaraan di gerbang pintu keluar Tol Palimanan. Cek perbandingan perkiraan biaya mudik dari Jakarta ke Solo dengan mobil pribadi, bus, dan kereta api.
KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Ilustrasi kepadatan kendaraan di gerbang pintu keluar Tol Palimanan. Cek perbandingan perkiraan biaya mudik dari Jakarta ke Solo dengan mobil pribadi, bus, dan kereta api.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 29-30 April 2022 atau H-3 dan H-2 Hari Raya Idul Fitri, dikutip dari Kompas.id, Selasa.

Berdasarkan survei Kemenhub, sekitar 8,5 juta orang akan berangkat mudik pada Jumat (29/4/2022), dan 8 juta orang memilih berangkat pada Sabtu (30/4/2022) minggu depan.

”Jika semua pelaku mudik akan melakukan perjalanan pada tanggal tersebut, dikhawatirkan terjadi antrean dan kemacetan yang panjang. Masyarakat akan mengalami hambatan dalam perjalanan,” kata Adita.

Ia menganjurkan agar pemudik berangkat lebih awal ke kampung halaman. Menurutnya, pemudik yang membawa kendaraan pribadi bisa berangkat mulai Senin (25/4/2022) karena arus lalu lintas diperkirakan masih lancar.

Baca juga:

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengatakan hal serupa.

"Paling aman ambil di awal, sebelum puncak. Kalau mulai liburan 29 cuti bersama, baiknya 27 ambil cuti dari kantor, kalau bisa, supaya tidak macet," katanya kepada Kompas.com, Rabu (20/4/2022).

Selain itu, Agus mengatakan, perlunya perencanaan yang matang sebelum pergi mudik. Di antaranya harus mengetahui jarak, rute utama, maupun jalur alternatif bagi kendaraan darat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.