Kompas.com - 23/04/2022, 12:01 WIB
Anggota komunitas Paralayang Soloraya terbang dari Puncak Joglo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/6/2018). Wisatawan bisa menikmati panorama keindahan alam seperti Waduk Gajah Mungkur dari udara dengan cara terbang tandem bersama instruktur paralayang bersertifikat. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGAnggota komunitas Paralayang Soloraya terbang dari Puncak Joglo, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Jawa Tengah, Minggu (10/6/2018). Wisatawan bisa menikmati panorama keindahan alam seperti Waduk Gajah Mungkur dari udara dengan cara terbang tandem bersama instruktur paralayang bersertifikat.

KOMPAS.com - Bagi pencinta ketinggian, aktivitas yang bisa dicoba adalah wisata paralayang. Salah tempat untuk menjajal olahraga ini adalah Puncak Joglo di Wonogiri, Jawa Tengah.

Paralayang Wonogiri menawarkan sensasi terbang dengan ketinggian 600-700 meter di atas permukaan laut (mdpl), secara tandem bersama instruktur paralayang bersertifikat.

Bagi yang belum pernah mencoba paralayang, tidak perlu khawatir karena menurut Kepala Pengurus Cabang (Kapengcab) Paralayang Wonogiri Hary Black, atraksi ini dilengkapi alat-alat yang aman.

Baca juga: Paralayang di Puncak Joglo Wonogiri, Terbang dari Tempat Latihan Atlet

"Kita utamakan safety dan kenyamanan. Jadi ini aman dan nyaman, asal dilakukan dengan mengikuti arahan," kata Hary, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (19/4/2022).

Tips paralayang di Puncak Joglo Wonogiri

Lantas, apa saja tips dan hal-hal yang harus diperhatikan saat melakukan paralayang? Berikut yang Kompas.com rangkum.

1. Sehat jasmani dan rohani

Syarat paling utama menurut Hary, pengunjung yang ingin naik paralayang harus dalam kesehatan sehat fisik dan batik.

ParalayangIndonesia Travel Paralayang

"Bagi para pencinta olahraga dirgantara, harus sehat jasmani dan rohani, tensinya juga normal," ujar dia.

Menurutnya, meski aman, ada beberapa pengunjung yang sebenarnya tidak berani akan ketinggian. Jika hal itu terjadi, ia berpesan agar pengunjung dapat segera menginformasikannya kepada petugas.

"Sebaiknya jangan berbohong, kalau takut dengan ketinggian, harus bilang," tegas Hary.

2. Harus memakai sepatu dan helm pengaman

Hary mengatakan, tidak ada ketentuan pakaian. Namun, pengunjung yang akan paralayang sangat dianjurkan untuk memakai sepatu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.