Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/04/2022, 18:36 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Manggarai, melalui Dinas Pariwisata, menutup sementara tempat wisata Air Terjun Cunca Wulang di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kebijakan penutupan sementara itu dilakukan pasca-banyaknya wisatawan yang tenggelam saat berenang di kolam Air terjun Cunca Wulang.

"Kita tutup sementara dulu Air Terjun Cunca Wulang, sambil kita evaluasi. Kita akan benahi apa yang kurang. Ini untuk kenyamanan bersama warga dan wisatawan. Nanti kita akan sampaikan informasi jika tempat itu sudah bisa dikunjungi," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Pius Baut, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (23/4/2022) siang.

Baca juga:

Ia mengaku, pihaknya, Pemerintah Desa Cunca Wulang, dan masyarakat setempat telah mengadakan rapat evaluasi pada pekan lalu.

Dalam rapat bersama itu, ada beberapa poin yang dievaluasi, yakni pemindahan lokasi pemeriksaan tiket masuk, papan informasi mengenai apa yang boleh dan tidak dilakukan, dan pemasangan tali pengaman di sekitar air terjun.

Foto : Tim SAR gabungan mengevakuasi wisatawan yang tenggelam di air terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Jumat  (15/4/2022)Dokumen Basarnas Maumere Foto : Tim SAR gabungan mengevakuasi wisatawan yang tenggelam di air terjun Cunca Wulang, Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Jumat (15/4/2022)

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan untuk mengubah kepengurusan pengelola tempat wisata itu. Tentunya, kepengurusan yang baru itu harus dibarengi dengan penguatan kapasitas mereka.

"Kita juga akan perkuat kapasitas para pemandu lokal. Karena mereka yang harus memandu setiap wisatawan yang datang ke sana. Mereka yang jelaskan ke tamu, mana yang tidak boleh dan boleh dilakukan," tuturnya. 

Baca juga:

Ia pun mengimbau para wisatawan, yang hendak datang ke tempat wisata alam itu, untuk selalu mematuhi prosedur masuk dan larangan-larangan saat berkunjung ke Cunca Wulang.

Hal itu sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Visa Transit Arab Saudi Berlaku 4 Hari, Bisa Umrah dan Ziarah

Travel Update
3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

3 Tips Berburu Promo di Japan Travel Fair 2023

Travel Tips
Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Cara Mendapat Cashback hingga Rp 4,5 Juta di Japan Travel Fair 2023

Travel Promo
Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Sandiaga Ajak Delegasi ATF 2023 ke Desa Nglanggeran dan Beli Produk UMKM

Travel Update
5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

5 Tempat Wisata Dekat Situ Cipondoh, Ada Taman Gratis dan Museum

Jalan Jalan
Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Lokasi Kampung Ketandan, Tempat Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta 2023

Travel Tips
5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

5,48 Juta Wisman Kunjungi Indonesia Sepanjang 2022, Naik 251 Persen

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Kebun Raya Indrokilo Boyolali: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Pekan Budaya Tionghoa 2023 di Yogyakarta, Ada Street Food sampai Barongsai

Jalan Jalan
565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

565.936 Wisman Kunjungi Batam Sepanjang 2022, Naik Pesat

Travel Update
Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Japan Travel Fair 2023: Tiket Pesawat ke Jepang PP Mulai Rp 5 Jutaan

Travel Promo
Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Gunungkidul Manfaatkan ASEAN Tourism Forum 2023 untuk Gaet Turis Asing

Travel Update
Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Japan Travel Fair 2023, Ada Diskon ke Jepang hingga Rp 3,5 Juta

Travel Promo
Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Wisata Kota Batu, Nikmati Sensasi Petik Stroberi Langsung dari Kebun

Jalan Jalan
Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+