Kompas.com - 25/04/2022, 18:19 WIB

KOMPAS.com - Bukit Jamur Rancabolang, Ciwidey merupakan salah satu destinasi wisata di kawasan Ciwidey, Bandung. Wisata alam yang baru buka pada 2020 ini, menawarkan panorama alam di kaki Gunung Tilu dan Gunung Patuha. 

Mengutip Kompas.com, (25/01/2022), nama Bukit Jamur diambil dari pohon cemara di sekitar lokasi yang daunnya dibentuk menyerupai jamur. 

Baca juga: Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jadi, meskipun bernama Bukit Jamur namun wisatawan tidak menjumpai perbukitan jamur di lokasi wisata ini.

Salah satu pengelola Bukit Jamur Ciwidey Ade Rohendi mengatakan, petugas memangkas daun pohon cemara secara rutin sebulan sekali agar bentuknya tetap menyerupai jamur.

“Satu bulan sekali dipangkas, ada orang khusus bekerja merawat pohon cemara itu,” imbuhnya," kata Ade.

Berbeda dengan pohon cemara pada umumnya, pohon cemara di Bukit Jamur memiliki daun lebih rimbun serta pohon lebih pendek.

 

Sejumlah pohon cemara yang menyerupai jamur itu tampak berjajar rapi di sekitar lokasi wisata.

Baca juga: Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Panorama itu menjadi spot favorit wisatawan untuk berfoto serta mengabadikan momen prewedding.

Wisatawan di Bukit Jamur Ciwidey, Bandung (Dok. Instagram Bukit Jamur Ciwidey) Wisatawan di Bukit Jamur Ciwidey, Bandung (Dok. Instagram Bukit Jamur Ciwidey)

Selain pepohonan cemara, lanjut Ade, spot foto menarik lainnya adalah kebun teh. Wisatawan bisa menyusuri kebun teh melalui jembatan kayu di atasnya. 

Sesekali, pengunjung bisa berhenti untuk mengabadikan momen dengan latar belakang kebun teh hijau yang segar. 

Setelah lelah berkeliling, wisatawan bisa duduk santai sembari menikmati minuman dan camilan yang tersedia di kafe. 

“Ada juga fasilitas mushola, toilet, dan gazebo untuk beristirahat,” jelas Ade. 

Baca juga:

Harga tiket masuk Bukit Jamur dan jam buka 

Sebelum menuju lokasi, wisatawan sebaiknya mengetahui harga tiket, jam buka, dan rute menuju Bukit Jamur Rancabolang, Ciwidey. 

Ade mengatakan Bukit Jamur buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tarif masuknya sangat ramah di kantong, yaitu Rp 12.000 per orang. 

Pengunjung yang membawa motor dikenai biaya parkir Rp 2.000 dan Rp 5.000 bagi roda empat.

“Untuk weekday dan weekend sementara masih sama tiket masuknya,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com (26/1/2022). 

Baca juga:

 

Selama pandemi, wisatawan wajib menaati protokol kesehatan, seperti mencuci tangan di tempat yang telah disediakan dan memakai masker.

“Kebanyakan pengunjung yang datang ke Bukit Jamur itu orang-orang dewasa dan orang tua,” katanya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.