Kompas.com - 25/04/2022, 21:35 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno memprediksi akan ada sedikitnya 48 juta dari total hampir 80 juta pemudik yang akan berwisata di destinasi-destinasi wisata saat libur lebaran 2022.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan jalur lintas selatan Jawa sebagai destinasi wisata potensial selama musim mudik dan lebaran tahun ini.

"Jalur lintas selatan ini dimulai dari Jakarta, menuju Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), hingga Jawa Timur," papar Sandiaga saat Weekly Press Briefing virtual, Senin (25/4/2022).

Baca juga:

Lebih lanjut, ia menambahkan, detail travel plan (rencana perjalanan) yang telah disiapkan oleh Kemenparekraf meliputi sejumlah daerah lainnya di Jawa.

Di antaranya Banten, kemudian lebih spesifik adalah daerah Garut, Tasikmalaya, Pangandaran, Cilacap, Kebumen, hingga Purworejo.

"Lanjut ke Yogyakarta, dan beberapa kabupaten seperti Pacitan, Blitar, sampai ke Malang. Lalu akhirnya bisa mencapai Lumajang, Jember, dan Banyuwangi," tambahnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga menjelaskan, pihaknya secara khusus menyiapkan beberapa destinasi wisata, seperti berbagai desa wisata.

"Mulai dari Desa Wisata Selasari di Pangandaran, Desa Wisata Pujon Kidul di Malang, sampai Desa Wisata Tamansari di Banyuwangi," kata Sandiaga.

Baca juga: Halalbihalal Tahun Ini Tanpa Makan dan Minum, Sandiaga Uno Usulkan Ini

Libur lebaran 2022 momen kebangkitan ekonomi

Kawasan wisata Pantai Serang di pesisir selatan Kabupaten Blitar menerima puncak kunjungan wisatawan pada hari terakhir libur lebaran, Minggu (23/5/2021)KOMPAS.COM/ASIP HASANI Kawasan wisata Pantai Serang di pesisir selatan Kabupaten Blitar menerima puncak kunjungan wisatawan pada hari terakhir libur lebaran, Minggu (23/5/2021)

Menparekraf juga memperkirakan perputaran ekonomi saat momen libur Lebaran taun 2022 mencapai sekitar Rp 72 triliun.

Realisasinya berpotensi menjadi lebih tinggi, mengingat durasi libur dan cuti bersama tahun ini yang cukup panjang.

"Kami juga melihat mudik ini menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah, karena Rp 72 triliun yang akan teralokasi dalam beberapa minggu ke depan, dan bisa menjadi kebangkitan destinasi wisata maupun sentra ekonomi kreatif," ujarnya.

Baca juga: Pantai Soge Pacitan, Pantai Cantik di Tepi Jalur Lintas Selatan

Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya mengatakan, rata-rata pengeluaran wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia dapat mencapai Rp 1,5 juta.

Adapun wisnus yang berasal dari Pulau Jawa dan berkunjung ke destinasi di Jawa, memiliki rentang rata-rata pengeluaran mencapai Rp 900.000 hingga Rp 1,5 juta.

"Spending (pengeluaran) wisnus itu Rp 1,5 juta wisnus kira-kira 3-4 hari, average (rata-rata). Karena ada beberapa karakter wisatawan menginap di rumah saudara, jadi paling tidak ini pengeluaran untuk makan dan belanja," jelas Nia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Rute ke Bandara Adi Soemarmo yang Ternyata Bukan di Kota Solo

Travel Tips
Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Batik Air Resmikan Rute Medan Kualanamu-Singapura Mulai 1 Juli 2022

Travel Update
Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.