Kompas.com - 28/04/2022, 12:36 WIB

 

7. Taman Sari, Yogyakarta 

Tak jauh dari Malioboro, kamu bisa mengunjungi Taman Sari yang merupakan sebuah taman di kompleks Keraton Yogyakarta.

Menurut buku Sekilas Bangunan Pesanggrahan Taman Sari karya Theresiana Ani Larasati yang dikutip Kompas.com, (30/08/2021), Taman Sari dapat diartikan sebagai tempat yang dibangun untuk bercengkerama dan rekreasi. 

Baca juga: Itinerary Wisata Yogyakarta 2 Hari 1 Malam, Pantai dan City Tour

Hal tersebut dapat dilihat dari lorong-lorong, taman bunga, dan kolam pemandian yang lebar dan tidak terlalu dalam.

Daya tarik Taman Sari terletak pada Umbul Pasiraman yang merupakan kolam pemandian bagi sultan, para istri, selir, serta putra-putri raja.

8. Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta 

Candi Prambanan, merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. DOK. borobudurpark.com Candi Prambanan, merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Mataram Kuno. DOK. borobudurpark.com

Jika waktu berkunjung di Yogyakarta cukup lama, pemudik bisa mengunjungi Candi Prambanan yang berada di Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman.

Jaraknya sekitar 17 kilometer (km), atau 35 menit perjalanan dari Jalan Malioboro. 

Wisatawan yang datang dapat mengagumi kompleks Candi Hindu terbesar di dunia ini sudah ditetapkan sebagai sebagai Warisan Budaya Dunia (world heritage) oleh UNESCO, seperti dikutip dari Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY. 

Baca juga: 9 Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Indonesia

Candi Prambanan memiliki tiga halaman yang ditata dengan memusat atau pola konsentris. Setiap halaman dibatasi dengan pagar keliling. 

Pada halaman I atau pusat, terdapat 16 candi antara lain, tiga candi utama (Candi Brahma, Candi Siwa, Candi Wisnu), dan tiga candi wahana (Candi Garuda, Candi Nandi, Candi Angsa). 

Selanjutnya, dua candi apit (apit utara dan apit selatan), empat candi kelir, dan empat candi patok. 

Pada halaman II terdapat Candi Perwara yang berjumlah 224 dengan. Candi-candi tersebut tidak semuanya dalam kondisi utuh karena sebagian besar telah runtuh. 

Sedangkan, pada halaman III tidak ditemukan candi, hanya terdapat sebagian struktur gapura dan pagar.

9. Pantai Klayar, Pacitan 

Batu karang yang ditumbuhi lumut tampak cantik di Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur.Nicholas Ryan Aditya Batu karang yang ditumbuhi lumut tampak cantik di Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur.

Kabupaten Pacitan, Jawa Timur memiliki deretan pantai dengan pemandangan eksotis. Sebaiknya, pemudik meluangkan waktu untuk menikmati keindahan alam ini.

Salah satu pantai di Pacitan yang tersohor keindahannya adalah Pantai Klayar.

Pantai Klayar mempunyai ciri khas air laut biru, pasir putih, seruling samudera, dan Sphinx van Java, seperti dikutip dari Kompas.com (30/01/2020). 

Seruling Samudera adalah sebuah lubang atau celah batu karang yang dapat menyemburkan air laut pada waktu tertentu.

Baca juga: 7 Wisata Pacitan Selain Pantai yang Wajib Dikunjungi

Tinggi semburan air laut dari celah batu karang itu bisa mencapai tujuh meter jika ombak besar menerjang.

Saat ombak datang, celah tersebut akan menghasilkan suara seperti seruling yang diiringi dengan semburan air, sehingga dinamai Seruling Samudera. 

Sementara itu, tepat di belakangnya berdiri formasi batuan karang yang mirip sphinx, atau makhluk mitos asal Mesir yang bertubuh singa berkepala manusia. Batuan karang itu dijuluki Sphinx van Java. 

Perpaduan laut biru, pasir putih, dan batuan karang raksasa menghasilkan panorama sunset yang luar biasa di Pantai Klayar.

Lokasinya berada di Dusun Kalak, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan.

10. Goa Gong, Pacitan 

Tak hanya pantai, Kabupaten Pacitan juga mempunyai destinasi wisata alam lainnya yang tak kalah eksotis. Salah satunya adalah Goa Gong. 

Mengutip Kompas.com, Rabu (28/04/2021), Goa Gong merupakan goa sepanjang 256 meter. Goa Gong menjadi tujuan wisata favorit karena memiliki beragam stalaktit dan stalakmit. 

Beberapa stalaktit dan stalakmit tersebut memiliki nama antara lain Selo Jengger Bumi, Selo Bantaran Angin, Selo Pakuan Bomo, dan Selo Citro Cipto Agung.

Konon, salah satu batu di dalam Goa Gong mampu mengeluarkan bunyi mirip suara alat musik gong, sehingga dinamakan Goa Gong. 

Baca juga: 3 Tempat Wisata di Sekitar Waduk Tukul Pacitan, Apa Saja?

Selain dihiasi dengan stalaktit dan stalakmit, Goa Gong juga memiliki lima mata air atau sendang, yaitu ada lima yaitu Sendang Jampi Rogo, Sendang Panguripan, Sendang Relung Jiwo, Sendang Kamulyan, dan Sendang Relung Nisto. 

Meskipun goa, namun penerangan di dalam Goa Gong sangat baik. Bahkan, pengelola memasang lampu warna-warna yang menambah keindahan stalaktit di dalam Goa Gong. 

Goa Gong berada di Jalan Salam, Dusun Pule, Desa Bomo, Kecamatan Bomo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
STAND UP COMEDY INDONESIA
Kompilasi Stand Up Babe Cabita, Ah Sudahlaahhh~
Kompilasi Stand Up Babe Cabita, Ah...
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.