Kompas.com - 01/05/2022, 11:03 WIB

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Destinasi wisata air terjun Cunca Wulang yang berlomasi di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali dibuka bagi wisatawan.

Sebelumnya, salah satu wisata alam favorit di Labuan Bajo itu ditutup sementara karena adanya sejumlah wisatawan yang meninggal akibat tenggelam.

Baca juga: Air Terjun Cunca Wulang NTT Tutup Sementara Akibat Banyak Wisatawan yang Tenggelam

Kepala Dinas Pariwisata Manggarai Barat, Pius Baut mengatakan, Cunca Wulang sudah dibuka kembali bagi wisatawan per 27 April 2022.

"Kami buka lagi dan sementara waktu dikelola oleh Dinas Pariwisata," kata Pius saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (30/04/2022) sore.

Ia mengatakan, pihaknya telah memipih pengurus baru untuk mengelola tempat wisata tersebut. Namun, para pengurus baru akan menjalankan tugas setelah lebaran.

Ada beberapa hal yang dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Selain dari segi manajemen, tempat pos jaga sudah dipindahkan tepat di jalan masuk menuju air terjun Cunca Wulang.

Baca juga: Kisah Obyek Wisata Cunca Wulang, Berawal dari Tamu Asing Susuri Sungai

Air terjun Cunca Jami yang berada di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat sebagai salah satu destinasi untuk melihat keunikan air terjun, Selasa, (22/9/2020). (HANDOUT/Felix Janggu/Warga Warsawe, Manggarai Barat)HANDOUT/Felix Janggu Air terjun Cunca Jami yang berada di Desa Cunca Wulang, Kecamatan Mbeliling, Manggarai Barat sebagai salah satu destinasi untuk melihat keunikan air terjun, Selasa, (22/9/2020). (HANDOUT/Felix Janggu/Warga Warsawe, Manggarai Barat)

 

Nantinya, akan ada papan informasi berisi daftar aktivitas yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berkunjung ke tempat tersebut. Namun, papan informasi masih dalam proses pengerjaan.

Baca juga: Air Terjun Cunca Wulang, Ditemukan oleh Nenek Moyang yang Cari Air Saat Kemarau

Pius mengimbau para wisatawan yang hendak datang ke Cunca Wulang untuk selalu mematuhi aturan yang ada.

"Kepada wisatawan yang datang ke tempat itu agar selalu mematuhi aturan yang ada. Ini demi kenyamanan kita bersama," imbuhnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.