Kompas.com - 03/05/2022, 11:11 WIB

KOMPAS.com – Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ternyata punya satu situs sejarah perjuangan salah satu pahlawan nasional. 

Lokasi situs sejarah itu ada di Gunung Gambar yang menjadi petilasan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa.

Gunung Gambar tepatnya berada di Kecamatan atau Kepanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi DIY.

Baca juga: Libur Lebaran, Gunungkidul Targetkan Kedatangan 150.000 Pengunjung

Dari Kantor Kepanewon Ngawen, jarak tempuh menuju Gunung Gambar adalah sekitar 5,6 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 15 menit.

Pertapaan Pangeran Sambernyawa

Gunung Gambar memang menyuguhkan keindahan panorama alam dari ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Namun, tempat ini merupakan situs pertapaan Pangeran Sambernyawa saat berjuang melawan VOC.

Sebagai informasi, Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa merupakan penguasa pertama Mangkunegaran atau Mangkunegara I.

“Dulu di sini sebelum Raden Mas Said datang, namanya Alas (Hutan) Gempol,” kata warga yang juga pengelola Gunung Gambar bernama Parman kepada Kompas.com, Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Upaya Pengelola Gunung Ireng di Gunungkidul Tarik Wisatawan Setelah 2 Tahun Sepi

Ia melanjutkan, Pangeran Sambernyawa kemudian datang dan melakukan meditasi di sana saat bergerilya melawan VOC.

“Di sinilah Pangeran Sambernyawa mendapat gambaran rute perjuangan melawan VOC, makanya dinamai Gunung Gambar,” ujar Parman.

Petilasan Pangeran Sambernyawa di Gunung Gambar Gunungkidul.KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA Petilasan Pangeran Sambernyawa di Gunung Gambar Gunungkidul.

Adapun terdapat bendera Mangkunegaran di lokasi pertapaan Pangeran Sambernyawa. Konon, bekas tempat ia duduk dan jejak kakinya masih ada sampai sekarang.

Kompas.com tidak mengeksplor sampai lokasi pertapaan saat itu karena jalan sangat berlumut dan licin.

Baca juga: Pariwisata Gunungkidul Yogyakarta Diklaim Mulai Pulih

Selain petilasan Pangeran Sambernyawa, ternyata ada satu petilasan lagi di Gunung Gambar, yakni Petilasan Eyang Gading Mas dari Kerajaan Majapahit.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Candi Plaosan, Saksi Cinta Beda Agama di Desa Wisata Bugisan Jateng

Jalan Jalan
Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Mahalnya Tiket Pesawat Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Lombok Tengah

Travel Update
Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Piala Dunia 2026 Digelar di 3 Negara dan 16 Kota, Simak Stadionnya

Jalan Jalan
Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Kapan Waktu Menyampaikan Ucapan Idul Adha? Jangan Sampai Telat

Travel Tips
Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Mengenal Rumah Paling Terpencil di Dunia di Islandia

Jalan Jalan
Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Jangan Bawa Barang Saat Evakuasi Darurat dari Pesawat, Ini Alasannya

Travel Tips
Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Kenapa Idul Adha Disebut Lebaran Haji? Simak Penjelasannya 

Jalan Jalan
147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

147 Desa di Sikka NTT Diimbau Prioritaskan Sektor Pariwisata

Travel Update
10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

10 Wisata Alam Subang, Bisa Dikunjungi Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Wacana Biaya Kontribusi Konservasi TN Komodo Rp 3,75 Juta, Ketahui 10 Hal Ini

Travel Update
Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Disneyland Shanghai Buka Lagi Setelah Tutup Sejak 21 Marer 2022

Travel Update
6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

6 Tradisi Idul Adha di Arab Saudi, Bagi Daging Kurban Lintas Negara

Jalan Jalan
Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Pasca-Kecelakaan Kapal Wisata di Labuan Bajo, Nakhoda Diminta Lebih Profesional

Travel Update
Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Info Shalat Idul Adha 2022 di Masjid Istiqlal, Jam Mulai sampai Tips

Travel Update
Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Tari Ja'i Meriahkan Turnamen Sepak Bola HUT ke-76 Bhayangkara di Manggarai Timur

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.